Juli 29, 2006
harakiri
Bicara ttg semangat Jepang, pasti kata harakiri tdk asing lagi. Hari ini saya belajar sejarah kata harakiri, yg ternyata sangat unik.
Bicara ttg semangat Jepang, pasti kata harakiri tdk asing lagi. Hari ini saya belajar sejarah kata harakiri, yg ternyata sangat unik.
Menghemat energi adalah salah satu proyek yg sedang ramai dikampanyekan di Jepang akhir2 ini. Beberapa bulan yg lalu, di musim panas PM Koizumi melalui kementrian environment menganjurkan limit pemakaian AC di perkantoran, bisnis, sekolah, dll, dg men-set-up suhu hingga 28 derajat. Dan menganjurkan pemakaian cool bizz, yaitu menanggalkan jas dan dasi yg sdh menjadi keseharian [...]
Saya sedang menulis report akhir program teacher training yg sy ikuti, sekaligus menyusun proposal untuk masuk ke program Master di Nagoya Univ. Berhubung harus pakai bahasa Jepang, it takes time and energy. Beberpa kali terasa, kepala dan badan shaked, kayak ada jishin/gempa….tp setlh dicek ternyata hanya krn kelamaan di depan komputer, jd kelelahan….
Setiap hari Selasa malam, dari jam 6 hingga jam 8.30 waktu Nagoya, saya mengikuti kelas khusus untuk Syakai jin (org yg sdh kerja). Kelasnya sebenarnya berupa seminar kecil yg diikuti para guru SMA yg sedang mengikuti in-service training di Meidai, pun diikuti oleh mahasiswa program Master. Tema yg dibicarakan dlm course ini sgt menarik, krn [...]
Tulisan ini sebenarnya sudah lama ingin saya buat tp biasalah alasan klise `sibuk` yg membuatnya kelamaan berada di kepala. Pengalaman gakkai di Wakkanai, Souya, salah satu wilayah paling Utara Hokkaido, terbayang kembali ketika suatu hari dalam salah satu seminar `kyoudou` (seminar yg modelnya spt kolokium di IPB- presentasi rencana penelitian) yg diadakan setiap hari Rabu [...]
As a parent, have you ever thought what teacher do to your children in the class ? how they teach them ? or have you ever considered your children behaviour at school ?
Anak belajar dari rutinitas hidupnya. Anak belajar menghargai teman dari apa yang dibiasakan kepadanya. Kedisiplinan siswa2 di jepang tidak diajarkan melalui teori moral tetapi ditanamkan melalui latihan dan praktek sehari2 di rumah, sekolah dan lingkungannya. Tulisan ini adalah re-write artikel yang ada di homepage : http://www.geocities.com/moernier/tulisanku/kamiyahagi.html
Ketika guru mengajar, apakah dia mengetahui metodenya tepat ? pengajarannya efektif ? penggunaan waktunya efisien ? murid merespon dg baik ?
Guru tidak bisa menilai dirinya sendiri. Dia harus dinilai oleh guru yang lain, dan berlapang dada menerima kritikan, ide, masukan membangun dari sesama guru. Itulah `jugyou kenkyuu` /lesson study (rewrite artikel di home page http://www.geocities.com/moernier/tulisanku/jugyoukenkyuu.html
Pelajaran moral kadang2 membosankan karena guru hanya menjelaskan dengan uraian panjang lebar, yang membuat anak dibuai dan dengan mata berat terpaksa mengikuti pelajaran. Selanjutnya untuk ujian mereka menghafal uraian guru hingga titik komanya. Di Jepang pendidikan moral, fenomenanya berbeda….(rewrite artikel di http://www.geocities.com/moernier/tulisanku/moraled.html )
Kalau Al-Quran sudah kita akui sebagai pedoman hidup, maka sebagai muslim sepantasnya kita tidak sekedar membacanya tapi mempelajari kandungan isinya dan berusaha mengamalkan isinya. Di Pesantren kami belajar dan mengajarkan ini, tapi masih banyak yang harus dibenahi….(rewrite artikel di homepage : http://www.geocities.com/moernier/tulisanku/pesantren1.html )