murniramli

Kurikulum SMA di Jepang

In Manajemen Sekolah, Pendidikan Jepang on April 13, 2007 at 11:32 am

Apa yang dipelajari anak-anak SMA di Jepang ? Ketika menulis laporan untuk Teacher Training 1 tahun yang lalu, saya mendapatkan data kurikulum pembelajaran di beberapa SMA, yang darinya saya menemukan adanya perbedaan dan nuansa `agak bebas` dalam term pengembangan pendidikan di Jepang berdasarkan ciri khas masyarakat atau daerah.

Berikut saya kutipkan kurikulum sebuah SMA milik kota Nagoya, provinsi Aichi

Kelas 1 :

Bahasa Jepang (4 kredit), Geografi A (2),  Math I (3), Integrated Science A (2), Sports (3), Penjas (1), Kesenian &  Ketrampilan (2, pilihan : kaligrafi, musik, art), bhs Inggris (3), Teknologi Informatika (3), Industry, society dan manusia (2), Pilihan wajib (4, terdiri dari : Bhs Inggris dan Math A, Bhs Inggris dan Literatur kuno, Integrated Science B dan Math A). Home room (1)

Kelas 2 :

Sejarah dunia (2), Masyarakat modern (2), Science (2, pilihan : fisika I, biologi I, kimia I), Sports (3), Penjas (1), Keterampilan Keluarga (2), Integrated Course (1), Mata pelajaran pilihan sesuai jurusan (12), Mata pelajaran pilihan bebas (4), Home room (1)

Kelas 3 :

Sports (2), Keterampilan Keluarga (2), Integrated Course (2), Mata pelajaran pilihan jurusan (16), mata pelajaran pilihan bebas (7), Home room (1).

Bandingkan dengan kurikulum SMA Negeri di kota Wakkanai, provinsi Hokkaido :

Kelas 1 :

Bhs Jepang (4), Sejarah Dunia (4), Math I (3), Math A (2), Kimia I (2), Sports (3), Penjas (1), Keterampilan I (2), Bhs Inggris Oral Conversation I (2), Bhs Inggris  I (3),  Keterampilan Keluarga (2), Integrated Course (1), Home room (1)

Kelas 2 :

Peradaban modern (2), Literatur kuno (2), Sejarah Jepang B (2) atau Geografi B(2),  MathII (4), Math B (2), Science (1), Biologi Tanaman, Bioogi Hewan (3), Sports (3), Penjas (1), Keterampilan (1), Bhs InggrisII (4), Keterampilan keluarga (1), Teknologi Informatika A (2), Integrated Course (2), Home room (1)

Kelas 3 :

Peradaban modern (2), Logika (2),  Ekonomi dan pemerintahan (2), Science (1), Sports (3), Reading (5), Pelajaran pilihan (4, pilihan : literatur kuno, Reading literatur kuno, Math III), Mata Pelajaran pilihan (2, pilihan : sejarah dunia B, sejarah Jepang B, Geografi B, Math B, Keterampilan II), Pilihan (3, pilihan : Math Standar, Math II, Math B, Kimia II), Pilihan (2, ekspresi bhs Jepang, Math C, Oral Conversation I, Reading), Pilihan (2, Biologi Tanaman II, Biologi Hewani II, Ilmu Bumi II), Integrated Course (1), Home room (1).

Keterangan :  Agka di dalam kurung adalah jumlah kredit, Math A, Math B, Math C adalah pembagian seperti Aljabar, Arithmetika, dan Geometri.  Integrated Course adalah jam khusus untuk mempelajari banyak hal dan merupakan paduan beberapa subject.  Home room adalah kegiatan aktivitas kelas, misalnya persiapan event tertentu, rekreasi kelas, pentas seni dll. Mata pelajaran pilihan ditawarkan untuk membantu siswa merancang lapangan kerja yang akan ditekuninya di masa mendatang.

Berdasarkan kurikulum kedua sekolah terlihat bahwa :

1. Sekolah di Jepang sedikit mempunyai kebebasan meramu sendiri kurikulum sekolah. Kurikulum di setiap daerah berbeda.

2.  Mata pelajaran yg distandarkan secara nasional seperti bahasa Jepang, bhs Inggris, Math, Sejarah, Sports, Penjas, Keterampilan dan Kesenian, Science,  Integrated Course, Home room tetap diberlakukan.

3. Sekolah memiliki kebebasan meramu pelajaran pilihan

4. Pelajaran pilihan ditekankan pada jenjang kelas 2 dan 3

5. Jumlah kredit rata-rata 30 per jenjang.

Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah survey diketahui bahwa sebagian besar sekolah tidak mengajarkan sejarah dunia dan sejarah Jepang karena tidak masuk dalam bahan ujian masuk PT. Maka Kementerian Pendidikan pusat mengeluarkan peraturan bahwa sekolah harus menambah jam belajar khusus untuk mengejar pembelajaran kedua subject tersebut.

Sebenarnya tidak hanya di Indonesia yang bermasalah dengan ujian, hanya bedanya Indonesia pusing dengan ujian kelulusan SMA dan ujian masuk PT, sedangkan di Jepang hanya dipusingkan dengan ujian masuk PT.

About these ads
  1. Numpang nimbrung nih Mbak…
    Hm? Kalo di Jepang tidak ada ujian kelulusan SMA ya? Kredit paan sih Mbak? Mirip ga dengan “jam pelajaran per minggu” kalo di Indonesia?

    Wah, kelas dua sudah diajarin TI? Hebat… Pelajaran pilihan maksudnya gimana Mbak? Sama nggak dengan ekstrakurikuler? Kalo di SMA saya dulu, ada koperasi, di situ (semacam) tempat untuk siswa melatih bakat dagangnya…

    murni : ujian akhir ada di SMA tp bukan penentu utama kelulusan.
    Kredit itu sama dg kredit di perkuliahan, bukan jam pelajaran per minggu.
    Pelajaran pilihan tdk sama dg eskul tp lebih mirip ke penjurusan di SMA dulu (A1, A2, A3, A4), sekarang masih ada ga ya?

  2. Wah ternyata matematika itu selalu menjadi pelajaran wajib ya? Sebenarnya, adakah negara yang memberlakukan matematika itu bukan pelajaran wajib ya? Bila ada, boleh dong Bu Murni beri tahu saya…. terimakasih.

    murni : ada ngga ya ? Maunya ngga wajib ya (^_^).
    Septnya susah, krn ujian masuk PT pun salah satu pelajaran yg diujikan adlh math

  3. Nah… Bagaimana kalau tulisan berikutnya tentang pusingnya ujian masuk PT di Jepang.
    BTW Apakah di Jepang ada Ujian Nasional seperti di Indonesia yang sifatnya sebagai penentu kelulusan siswa ?

    murni : Pak Deni, terima kasih idenya (^_^)
    Di Jepang tidak ada ujian nasional sbg penentu kelulusan

  4. Numpang nimbrung nih Mbak…
    Kalo sekarang di tempat saya sih, masih ada (yang semacam pelajaran pilihan). Cuma, dibatasi untuk IPA dan IPS saja. IPA dua kelas, IPS tiga kelas. Banyaknya kelas tergantung dari kebijakan sekolah masing2. Atau mungkin ada usulan untuk Departemen Pedagogi kita soal kurikulum dan metode belajar Mbak? :mrgreen:

  5. kurikulim yang diberlakukan sebenarnya sudah cukup bijak dan cukup bagus tapi bagaimana dg.pelaksanaan dilapangan , kurikulum nasional yang diberlakukan pada dasarnya untuk memberi jaminan mutu pendidikan secara umum sedangkan ujian nasional merupakan ukuran / target capaian dari mutu tersebut mestinya hal ini harus didukung oleh sistem pemerintahan paling tidak kebijakan pendidikan nasional secara utuh dalam arti bahwa bagi mereka yang punya nilai UN dg standar tertentu maka dia berhak masuk perguruan tinggi tanpa tes atau dalam rekrutmen kepegawaian dipersaratkan dg.nilai standar mutu tertentu, tetapi dalam rangka proses penentuan kwalitas standar mutu tersebut keterlibatan dan kesungguhan masing-masing pihak terkait juga harus ada kompensasi dan sangsi sehingga tidak akan terjadi kecurangan , sedangkan bagi mereka yang memang tidak memenuhi setandar mutu harus ada jalan keluarnya misal dg.pelatiahan atau peningkatah pada aspek yang paling menonjol untuk itu sebelum ada UN perlu adanya tes praUN / tes psikologi dan atau setelah UN sehingga mereka perlu mengulang atau latihan kejuruan tertentu.

  6. klo di jepang, cara masuk SMP ato SMA sama kaya di kita ga???
    tata caranya sama??
    ato di sana ujian di SMA yang diinginkan dulu baru lulus di SMP nya???

    murni : erik, ini sudah pernah saya tulis di sini : http://murniramli.wordpress.com/2007/04/14/neraka-bagi-siswa-sma-di-jepang-umptn/
    dan di sini : http://murniramli.wordpress.com/2006/07/29/menilai-mutu-pendidikan/

  7. mbak aku mo tanya nih, kalau untuk SD,SMP dan SMA di Jepang 1 jam pelajarannya brapa menit. Kalau di Indonesia 1 Jam pelajaran = 45 Menit, bagaimana kalau di Jepang. trus dari jam brapa sampai Jam berapa mereka sekolah yang wajib dan yang tidak wajib dalam 1 harinya.

    murni : untuk SD = 45 menit, SMP = 50 menit, SMA = 50 menit
    sekolah mulai dari jam 08.30 sampai jam 15.25
    istirahat sekali, jam 12.45-13.25 (mungkin agak berbeda sedikit di setiap prefecture/provinsi).
    Hari sekolah : Senin-Jumat.
    Sabtu dan minggu sebenarnya libur, tapi mereka tetap masuk untuk kegiatan extra kurikuler

  8. cukup lengkap dan bagus deh bu Murnie, boleh nya dikit ya, bgm menentukan jam per minggunya kalau yg dlm kurung ad kredit sprt di PT., bgm sistem control dan supervisi mutu dari pemerintah, dengan beban belajar yg spt itu terus apa tujuan utama/kompetensi apa ayg diinginkan anak lulusan SMA, bgm dg kegiatan di laboratorium sains (berapa jam/prosesn dari teori), ttg mapel pilihan bgm kalau variatif sekali atau hanya ada satu/2 org yg pilih mapel tertentu, apa tdk repot ada kls yg kelebihan dan kekurangan, apa ada pembatasan maksl, Oksekian dulu, maaf ya banyak tanya.

  9. Pak Soemarwoto,

    1. Penentuan jumlah jam per minggunya sama dengan di Indonesia, maksudnya u yg satu atau dua kredit biasanya 1 kali seminggu, yg 3-4 kredit biasanya 2 kali seminggu.

    2. Kontrol dilakukan oleh The Board of Education yg mempunyai hub langsung dg MEXT. Evaluasi guru diadakan secara rutin setiap tahun, begitu pula evaluasi intern dan extern sekolah, yang dilakukan scr mandiri oleh sekolah.
    Dalam hal2 tt, MEXT mensurvey kondisi sarana prasarana dan pengajaran di sekolah2. Bisa dilihat hasil surveynya di situs MEXT.

    3. Kompetensi siswa tergantung kepada pelajaran pilihan yg diambilnya. Oya pelajaran pilihan itu mengarah kepada penjurusan. Jadi anak2 yg memilih sains akan diarahkan ke jurusan sains dg mata pelajaran pilihan yg sudah diramu oleh sekolah. Anak2 yg cenderung ke sosial diarahkan memilih mapel yg mengarah ke sosial.
    Selain kompetensi dasar semua bidang studi wajib, maka siswa juga mempunyai kompetensi jurusan.

    4. memang resiko kelas yg jumlahnya tdk sama. tp itu adalah keinginan siswa yg harus dihargai. Mengenai batasan jumlah, memang ada sekolah yg membatasi kapasitas. Tp pilihan mapel itu tetap berdasarkan kpd kemampuan akademik anak.

  10. mbak, ada nggak beasiswa s-2 atau kursus singkat, untuk guru-guru sma seperti saya dari pemerintah jepang? terima kasih

  11. boleh minta artikelnya ya…
    mau dipasang di web sekolah saya….

    murni : silahkan

  12. mbak
    klo jumlah mereka perkelas brpa yah

    • @Andre : Jumlah siswa per kelas berbeda tergantung daerah. di kota besar seperti tempat saya, per kelas biasanya 30-35 orang.
      di desa ada yg hanya 5 org per kelas. Kelas ideal menurut kementrian pendidikan adalah 20 orang per kelas

  13. mbak…boleh saya minta tolong..boleh minta kurikulm lengkapnya gk mbak..buat sma nya di jepang..terimakasih

    • @Irfan : Yg di atas itu sudah lengkap. Sebenarnya dalam bentuk tabel, tp saya ubah dalam bentuk tulisan. Kalau mau aslinya, ada tp pakai bahasa Jepang

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 169 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: