murniramli

Melawan Nyamuk

In Belajar Kepada Alam, Sains, Serba-serbi Indonesia, Serba-Serbi Jepang on Agustus 14, 2009 at 3:36 am

Bagi yang sering bangun pagi dan menyempatkan menonton berita NHK jam 5 pagi, pasti akan sempat melihat acara “machikado” (街角= sudut kota). Acara ini selalu menampilkan penemuan-penemuan baru yang menarik di Jepang.

Hari ini edisi machikado menampilkan tentang aneka obat nyamuk. Nyamuk sebenarnya jarang ditemukan di dalam rumah, tetapi kalau bermain di taman, maka jangan heran, kulit bisa bentol-bentol. Obat nyamuk yang biasa kita lihat adalah obat nyamuk bakar yang berbentuk spiral, umumnya berwarna hijau dengan bau yang khas. Dulu obat nyamuk seperti ini kalau dipasang di dalam kamar, maka semua baju yang digantung akan berbau obat nyamuk. Oleh karena itu, obat nyamuk bakar spiral ini dimodifikasi dengan tambahan aroma yang bermacam-macam, di antaranya, lemon, semangka, kakigori (es serut Jepang), lavender. Warna obat nyamuk pun bervariasi sesuai dengan aromanya.

Obat nyamuk yang kedua yang juga sering dipakai adalah obat nyamuk lotion. Di Indonesia kita mengenal merek Autan atau Puspasari yang baunya harum. Saya tidak tahu bagaimana perkembangannya sekarang, apakah keduanya masih berbau yang sama atau sudah ada model baru, tapi seingat saya kadang-kadang kulit terasa panas saat memakainya. Nah, di daerah Chiba, Jepang ada sebuah toko yang menjual bahan-bahan aromatic menawarkan kepada pelanggannya untuk meramu sendiri obat nyamuk yang diinginkan. Pelanggan bisa datang ke toko, lalu memilih jenis aroma yang disukai, dan kemudian dibimbing untuk membuat sendiri lotion obat nyamuk. Cukup menyenangkan saat ibu-ibu mengajak serta anak-anaknya, sebab biasanya anak-anak yang enggan memakai lotion karena baunya yang kurang cocok. Anak-anak juga menikmati sekali acara campur mencampur.

Jenis lainnya adalah obat nyamuk semprot. Kalau di Indonesia biasanya disemprotkan ke dalam kamar, kemudian kamar dibiarkan kosong dulu, lalu kira-kira setengah jam kemudian kita bisa memasukinya. Tapi sama dengan obat nyamuk bakar, baunya menyengat sekali. Di Jepang tersedia pula obat nyamuk semprot, tetapi disemprotkan ke badan. Jadi, sebelum anak-anak bermain, biasanya ibu akan menyemprotkannya ke sekujur badan anak-anak. Tentu saja, anak-anak saat dilakukan anak-anak harus menutup mulut atau mata sebab hasil semprotan bisa terbang ke mana-mana. Sebagai pengganti dari obat nyamuk ini, dibuatlah modifikasi dalam bentuk stiker bundar dengan gambar anime yang lucu-lucu. Stiker tersebut menyerupai stiker-stiker yang biasa ditempelkan di buku-buku, atau di tas. Stiker obat nyamuk ini dapat ditempelkan di baju, celana/rok anak dan mempan untuk mengusir nyamuk selama kira-kira 8 jam.

Rumah kami di Madiun dilingkungi dengan pohon-pohon buah yang rimbun. Kebun kecil di halaman depan rumah juga penuh dengan tanaman, dan ada selokan kecil yang sekalipun bersih tetap saja menjadi sarang nyamuk. Setiap pulang ke Madiun, kami pasti tidur dengan kelambu atau memasang obat nyamuk listrik yang baunya harum.

Sebenarnya mengapa nyamuk tidak tahan dengan bau harum ?

Saya copykan beberapa informasi tentang nyamuk dari sini.

Nyamuk katanya telah ada di alam ini sejak 30 miliar tahun yang lalu. Nyamuk mempunyai sensor kimiawi yang dapat mendeteksi CO2 dan asam laktat sejauh 35 meter. Bau keringat manusia juga sangat disukai nyamuk, jadi orang-orang yang tidak berkeringat banyak biasanya juga tidak disukai nyamuk.

Nyamuk juga mempunyai sensor visual. Kalau kita mengenakan baju yang berwarna kontras dengan warna sekitar, misalnya warna merah dan dinding kamar putih. Saat kita bergerak, nyamuk mendeteksi kita sebagai makhluk hidup yang “berdarah”.

Selain itu, nyamuk juga mempunyai sensor panas. Dengan kemampuan ini, dia dapat mendeteksi tubuh makhluk yang hangat dan penuh darah.

Nah sebenarnya bagaimana desain tubuh nyamuk untuk menyerang makhluk berdarah ? Nyamuk mempunyai kepala yang dilengkapi dengan dua mata majemuk, antena yang berfungsi untuk mendeteksi bahan kimiawi, dan bagian mulut yang terdiri dari palpus dan proboscis (hanya betina yang punya proboscis untuk menggigit). Bagian lain adalah thorax yang terdiri dari dua sayap dan 6 kaki. Bagian inilah yang menggerakkan nyamuk terbang dengan lincah. Bagian terakhir adalah abdomen yang dilengkapi dengan organ pencernaan dan organ pembuangan. Jadi, nyamuk punya tiga paket utama untuk mengisap darah kita, yaitu paket sensor, paket motor penggerak, dan paket pengolah bahan bakar.

Sumber foto : http://animals.howstuffworks.com/insects/mosquito.htm

Kita sekarang tahu bahwa hanya nyamuk betina yang mengginggit, sedangkan nyamuk jantan tidak. Dan biasanya nyamuk betina tertarik dengan panas, cahaya, keringat, bau badan, asam laktat dan CO2.

Nyamuk betina beraksi dengan cara menempelkan proboscis-nya ke kulit kita, karena saking tipisnya kita tidak merasakan kontak itu. Air liurnya mengandung protein anticoagulants yang dapat menjaga agar darah yang diisap tidak beku. Dia akan terus mengisap darah kita sampai perutnya yang berkapasitas kira-kira 5 microliter penuh dengan darah. Darah itu dipergunakannya untuk menghasilkan telur-telur.

Sumber foto : http://animals.howstuffworks.com/insects/mosquito3.htm

Setelah nyamuk menggingit, air liurnya akan menyisa dalam bentuk luka/bentol. Protein yang ada dalam air liur tersebut menimbulkan kekebalan respon dari tubuh kita. Biasanya bagian gigitan akan membengkak, dan kita merasa gatal. Pada akhirnya bentol akan hilang, tapi kita tetap merasa gatal sampai kekebalan kita dapat melawan efek protein dalam air liur tadi.

Saat digigit nyamuk, cucilah bagian yang digigit dengan sabun, jangan menggaruk bagian tersebut sekalipun rasanya gatal sekali, dan kalau ada lotion seperti Calamine pakailah. Kalau gejalanya tidak berlanjut pada demam, pusing, dan ingin muntah, maka tidak perlu pergi ke dokter,

Jadi, dengan mengetahui struktur penyerangan yang dimiliki nyamuk, kita mengetahui sekarang bahwa bau-bau yang harum sebenarnya berfungsi untuk menghambat kerja sensor kimia nyamuk.

Dengan memperhatikan sensor yang ada, supaya kita terhindar, maka usahakan menggunakan baju yang menutupi seluruh badan (ini kalau musim dingin), gunakan obat nyamuk yang mengandung NN-diethyl meta- toluamide (DEET), dan bersihkan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk.

About these ads
  1. wah ini cara melawan nyamuk yang hebat…..

  2. Hohoho artikel yg menarik ^__^
    Liat gambar nyamuk,kok jadi keinget jaman kuliah dulu. Kuliah parasit suruh nggambar nyamuk sampe ke pembuluh2 darahnya, ribet euy ^^;;

    Oiya, di Indonesia sekarang namanya Sofell, itu lotion anti nyamuknya. Yang model semptor di badan juga ada. Tapi kalo model ditempel pastinya belom ada.

    Jadi keinget temen Jepang saya. Waktu dia ke Ind, saya suruh pake obat nyamuk semprot, eeh malah lebih milih obat nyamuk bakar.
    Padahal kalo orang kita paling ogah sama baunya.
    Tapi dia sukaaaa banget sama baunya. Sampe pas dia kembali ke Jepang, obat nyamuk bakarnya ikutan dibawa loh! ^o^

  3. Di sana ada nyamuk demam berdarah ga? ato cikungunya yg buat lumpuh layu itu? atau ada ga nyamuk di jepang yg rajin buat heboh seperti demam berdarah yg rutin jadi wabah di indonesia??

  4. pantesan semua tanaman alami pengusir nyamuk aromanya pasti harum ;)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 171 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: