murniramli

Natsu `bate` dan `bete`

In Serba-Serbi Jepang on Juli 31, 2007 at 11:43 am

 p1090322.jpg

Musim panas di Jepang bagi saya adalah musim yang paling menyengsarakan.  Di kampus sudah mulai sepi karena semua pergi bertamasya liburan musim panas, yang tersisa hanya mahasiswa yang giat merampungkan thesis, atau mahasiswa yang lagi apes ga bisa pulang kampung karena berat di ongkos, kayak saya hehehe…

Kalau tidak ada dinas pagi hari, biasanya saya paling rajin ke kampus, jam 6.30 pagi sudah nongkrong di ruang belajar, sebelum dosen bahkan petugas kebersihan datang. Sebenarnya sih mau ikut nyapu-nyapu, tapi nanti dituduh menyabet pekerjaan mamang tukang bersih2 😀  Tapi di  musim panas, saya ke kampus agak sore, sekitar jam 2, dan tetap lembur sampai jam 10-an.

Musim panas atau natsu juga ditandai dengan beragam penyakit, mulai dari penyakit malas keluar rumah karena udara panas yang menyengat, malas belajar karena mahasiswa yang lain berpiknik ria, dan satu lagi yang agak parah, malas makan.  Orang Jepang mengatakannya `natsu bate`(夏ばて).

Belakangan rasanya saya terkena natsu bate, sudah 2 hari ini saya tidak selera makan nasi. Yang rasanya enak masuk di perut hanya salad, buah, `tokoroten` (makanan khas musim panas bentuknya kayak mie dari agar-agar disirami kuah dengan rasa kecut manis seger), tsumetai soba (soba dingin-semacam mie Jepang) atau es krim.  Plus konsumsi minum bergalon-galon 😀

Jadi ingat Indonesia, kalau musim kemarau makanan yang paling nikmat adalah rujak serut, es kelapa atau es dawet.  Di negeri 2 musim barangkali tak terlalu terasa perubahan suhunya, sehingga pun tak ada klasifikasi yang jelas antara makanan musim hujan atau makanan musim kemarau, semuanya bisa dimakan kapan saja. Tapi di negeri 4 musim, perubahan cuaca terasa sekali mempengaruhi perubahan kebiasaan hidup.

Sinar matahari yang amat menyengat ternyata tak mempengaruhi liga baseball tingkat universitas di Jepang.  Yang ini yang agak mengherankan, bagaimana mereka masih punya energi bertanding sebesar itu, plus energi menonton bagi orang tua mudanya, yang sambil berpayung, bertopi atau berleherkan handuk tetap gempita menyoraki jagoannya, padahal udara panas membakar, tanpa angin lagi.

Musim panas tahun ini benar-benar bete, karena tahun-tahun yang lalu, biasanya saya dan teman-teman sibuk menyiapkan survey ke Souya, Hokkaido.  Tapi tahun ini saya tak ikut karena bermaksud bergiat menulis thesis dan menyiapkan penelitian selanjutnya di Indonesia.  Ternyata saya `sendirian` di kampus. Apalagi kalau kegiatan hanya melulu di kampus dan tak diselingi dengan bekerja part time, wah bete banget 😦

Ternyata ritme hidup saya sudah tak bisa berkompromi dengan `gaya santai`, kesibukan lebih nikmat daripada nganggur 😦

Sebentar lagi kesibukan akan datang lagi sepertinya karena sebulan lagi Ramadhan 😀

Iklan
  1. Kalo di Jepang, liga baseball yang lebih terkenal bukannya yang tingkat SLTA Mbak? “Zenkoku koukou yakyuu” (2 kali setaun, meski yang musim panas rasanya lebih “greng”), yang taun ini sudah masuk penyelenggaraan ke-89. Dibahas juga Mbak, SMA Chuukyou Nagoya yang punya rekor kemenangan di Koshien tertinggi seantero Jepang (meski taun ini tidak tembus sampai Koshien). Terutama fenomena sebagai salah satu SMA biasa tapi pembinaan baseball (dan olahraga2 lain)-nya mirip2 semi-profesional? Tentu menarik dan bisa mengurangi “bete” ;-).

    Mdtk, MSR

    murni : eh, itu SMA ya…maap salah. Gara2 ngefans si hankachi `Saito Yuki`, jadi ingetnya waseda.
    Hmm… Chuukyou padahal cuman berjarak satu stasiun dari Meidai, tp sy belum pernah nengok ke sana. Ini…Pak Anto Nugroho mestinya yg tahu banyak, beliau ngajar di Univ. Chuukyou dulu.
    Ntar ….sya kumpulin data ttg Chuukyou dulu 😀

  2. Emang kalau kita sudah terbiasa bekerja, sekali kita ga bekerja rasanya badan pada pegel semua….wekekekkk kaya kuli bangunan ajah!!!

    murni : memang kuli, Pak 😀 kuli -ah dan kuli-no 😀

  3. Wah Mbak, kok saya mah meskipun musim panas selama ada sambel, ikan/ayam/ikan asin goreng nafsu makannya gak berkurang tuh.
    Meskipun lagi gak nafsu makan, kalo ada undangan ke umemori makannya yang banyak ya…
    Insya Allah ntar diimel.

    murni : Mba Teniiii….undangane ta enteni. selametan omah yo 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: