murniramli

Ramadhan lagi di Nagoya

In Islamologi, Renungan on September 8, 2007 at 9:08 am

Tak lebih seminggu lagi, Ramadhan tiba.  Saya selalu bangga berworo-woro ke teman2 asing dan teman-teman Jepang bahwa sebentar lagi saya akan puasa.  Dan mereka dengan mata melotot akan bertanya : Tak boleh makan ? tak boleh minum ? Taihen da neee… (berat banget ya…).

Ya, bagi yang belum pernah berpuasa barangkali memang berat, tapi bagi yang sudah biasa, tentu ringan-ringan saja.  Seperti biasa saya selalu gembira jika ramadhan tiba.  Saya sama dengan kanak-kanak Indonesia yang lain, yang ketika kecil sangat senang menunggu waktu berbuka, dan sudah ngiler di depan meja makan.  Kadang-kadang pura-pura jadi tukang cicip masakan mamak, padahal sudah tidak tahan, dan biasanya dengan memelas minta agar puasa hari ini, setengah hari saja.

Lain lagi sewaktu tinggal di pesantren, puasa seperti waktu berlomba dan berkompetisi dengan sesama santri.  Berlomba yang paling banyak baca qurannya, yang paling sering khatam, yang paling banyak hafalannya, paling sering dan panjang tahajjudnya.  Saking terpacunya sampai saya bisa membaca 1 juz dalam perjalanan menuju ke tempat mengajar.

Saya suka sekali dengan pemandangan orang-orang muda yang membawa Quran dan asyik membacanya di dalam bis atau kereta.  Mereka sungguh bersemangat.  Saya ingin seperti mereka, yang senantiasa dekat dengan Al-Quran.  Quran kecil saya sudah lusuh.  Dia sudah menemani saya dalam setiap perjalanan di pesawat, di kereta, di shinkansen, di bis, dan di angkot-angkot sesak kota Bogor.  Dia pun sudah menemani malam-malam itikaf saya di masjid IPTN Bandung, masjid Al-Falah Surabaya, dan masjid At-Takwa di Bogor.

Menjelang ramadhan biasanya saya telpon Bapak dan mamak, bermaksud mengucapkan selamat berpuasa dan memohon maaf, tapi mamak saya kali ini lebih cepat.  Dua minggu yang lalu beliau sudah mendahului saya meminta maaf.  Ah, padahal saya lebih banyak dosa.

Ramadhan di Nagoya, seperti tahun-tahun yang lalu, mungkin akan hambar.  Karena saya bekerja dan kuliah. Masjid jauh dari rumah dan kampus, alhasil tarawih lebih sering di rumah.  Saya tak tahu tahun ini, barangkali teman-teman muslim bermaksud tarawih bersama di kampus, alangkah nikmatnya menyempurnakan jamaah tarawih selama ramadhan.

Tahun ini seperti biasa, masjid Honjin akan menyediakan ifthor jamai, dengan masakan dari berbagai negara.  Dan Keluarga Muslim Nagoya pasti akan banyak kumpul, pengajian dan buka bersama.  Orang berlomba mengundang buka, karena pahalanya yang sungguh luar biasa.

Ramadhan kali ini mestinya menjadi ajang bagi saya untuk memperbaiki iman yang compang, ramadhan kali ini mestinya menjadi kawah penguatan iman,  ramadhan tahun ini mestinya menambah tajam pemahaman saya terhadap Al-Quran, ramadhan kali ini mestinya membuat saya makin dermawan, ramadhan kali ini mestinya membuat pertemuan saya dengan Al-Quran lebih intens…semoga ya Allah, ramadhan kali ini membawa barakah yang melimpah bagi hambaMu yang hina ini.

Iklan
  1. marhaban yaa.. ramadhan semoga Allah memberikan keringanan bagi kita untuk mengisi ramadhan dengan amalan yang di sukai-Nya amiiin…

    murni : Amiin. Mohon bantuanMu ya Allah

  2. Selamat menjalankan ibadah puasa di Nagoya, Bu. Tapi Ibu nggak lupa syairnya Taufik Ismail, kan? Ya, Semoga makin mendekatkan kita kepada-Nya, amiin.

    murni : sama-sama, Pak. Selamat berpuasa juga.

  3. saya tidak menyangka ternyata ada islam yang benar-benar islam di jepang.saya kira islam yang ada di jepang itu hanya sebuah nama saja untuk mempejelas status.subhanallah semua terjadi karena Kuasa-Nya.semoga islam selalu ada di manapun dan dihati kita.

    GANBATTE!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: