murniramli

Saya dan bunga

In Renungan on September 18, 2007 at 6:48 am

 p1170677.jpg

Terlahir sebagai perempuan mendatangkan keuntungan tersendiri bagi saya pribadi. Salah satunya karena saya memiliki kepekaan kepada keindahan, terutama bunga. Tanpa bermaksud mendiskriminasikan para pria, yang juga terkadang punya perasaan lebih dalam daripada wanita 😀

Bunga menurut saya bisa membuat sesuatu yang strict, kaku menjadi terkesan lunak dan lembut. Rumah modern dengan furniture serba baja akan kelihatan anggun jika ada bunga di dalamnya. Rumah tua yang kusam karena kelapukan kayu-kayunya akan terasa bernyawa jika ada vas bunga di sudutnya.

Saya selalu terfikir menghiasi tempat kerja saya, mister donut dengan bunga. Tapi tampaknya ide ini tak akan terlaksana karena ditakutkan kebersihan dan keamanan makanan tak terjaga, karena mungkin serangga akan berdatangan. Padahal di kepala saya hanya terlintas jika ada bunga, maka kesumpekan ketika pembeli antri akan sedikit terkurangi, kebosanan menunggu dilayani akan sedikit terhibur dengan melihat bunga/tanaman hias.

Di tempat saya mengajar di Shin Anjo, toiletnya selalu berhiaskan ikebana, dan takjubnya lagi, si perangkai selalu menuliskan di secarik kertas kecil nama-nama bunga tersebut. Bunga-bunganya sangat sederhana, bukan dibeli dari toko bunga, tapi hanya dipetik di tepi jalan, atau di halaman rumah, tapi indah sekali.

Sebenarnya banyak sekali bunga-bunga perdu yang unik dan indah, lagi harum. Dulu ketika masih tinggal di dormitory yang lama, saya suka memetik bunga perdu kecil nan harum di sepanjang jalan menuju stasiun. Sudah 2 hari ini saya mengulang kebiasaan itu, memetik bunga yang sama di sepanjang jalan menuju tempat bekerja dan menaruhnya di meja kantor, tempat saya biasanya menelungkupkan kepala untuk tidur selama 15 menit selama puasa. Aroma wangi dari bunga kecil itu menyebar dan membuat tidur saya yang hanya 15 menit serasa nyenyak, apalagi ditambah alunan suara dari iPod. Sampai-sampai terkadang melebihi jatah istirahat, dan terpaksa dibangunkan dengan sapaan ohayou gozaimasu 😀

Sebenarnya akan menarik jika memelihara beberapa pot bunga di balkon, tapi sepertinya dia akan merana karena yang mengurusnya tak ada. Tapi saya sering memetik bunga-bunga atau rumput dan membawanya pulang. Menaruhnya di tempat-tempat yang bisa dinikmat berlama-lama. Apalagi di saat keletihan berlebih.

Saya, seperti halnya kebanyakan perempuan, barangkali akan kesepian tanpa adanya keindahan bunga yang diciptakanNya. Maha Suci Allah yang mengerti kesenangan hambaNya.

Iklan
  1. Mbak Murni,
    Saya cowok tapi juga suka bunga koq. Karena pemeliharaannya cukup ribet, akhirnya saya beli bunga plastik saja. Dulu waktu masih single, kamar saya ada vas berisi bunga, tapi plastik ..he he he 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: