murniramli

Teruslah menekuninya-pelajaran moral dari TV Jepang

In Pendidikan Jepang, SD di Jepang, Serba-Serbi Jepang on September 27, 2007 at 6:40 am

Ada sebuah acara menarik di TV Pendidikan-nya NHK, acara ini diberi judul 道徳ドキュメント atau film dokumenter tentang moral.  Moral dalam pengertian orang Jepang barangkali agak berbeda dengan pengertian kita yang selalu mengartikan moral sebagai perbuatan baik kepada sesama.  Dokumentasi pembelajaran moral yang ditampilkan kali ini tentang seorang bapak yang menekuni lompat tali (nawatobi) selama 60 tahun.  Bapak ini bernama Suzuki Katsumi (鈴木勝己), seorang pegawai swasta yang terus menekuni lompat tali sejak SD.

Pak Suzuki sakit-sakitan sejak kecil karena kekurangan gizi, dan kelihatan tak bersemangat dan tak punya rasa percaya diri di sekolah.  Ibu guru olah raganya menawarkan tali untuk melompat yang kemudian dipakainya untuk berlatih di rumah.  Akhirnya kepercayaan dirinya muncul sejak berhasil melompat sebanyak 203 kali dalam kompetisi nawatobi di sekolah. 

Sejak saat itu Pak Suzuki berlatih terus hingga akhirnya menjadi juara dunia karena berhasil melompat sebanyak 10.133 kali dengan menggunakan dua kali lompatan per putaran, dan melompat sebanyak 441 kali dengan tiga kali lompatan dalam setiap putaran, serta terus melompat selama 9 jam 46 menit 1 detik.  Sebuah prestasi dunia yang dicapainya. 

Untuk menjadi nomor satu, Pak Suzuki belum pernah berhenti latihan, berlari sekeliling kampungnya, melatih otot-ototnya.  Sebentar lagi Pak Suzuki akan berumur 70 tahun.  Kemampuannya ber-nawatobi telah dia perlihatkan melalui kunjungannya ke beberapa sekolah di seluruh Jepang.  Anak-anak Jepang belajar tentang arti sebuah keteguhan dan semangat tinggi berlatih untuk mencapai suatu obsesi.  Ganbareba, nan demo dekiru (kalau berusaha, apa saja pasti bisa).

Pelajaran moral yang dapat diajarkan kepada siswa disusun oleh NHK dalam bentuk worksheet seperti yang ada dalam situsnya.  Work sheet ini dapat didownload oleh Bapak/Ibu Guru sehingga memudahkan mereka dalam mengajarkan pesan moral dalam tayangan ini.  Ini salah satu bentuk kerjasama yang sangat baik antara pihak TV dan sekolah.

Dalam lembar itu berisi poin2 :

1.  Tujuan : Dengan melihat usaha keras Pak Suzuki, tetapkanlah cita-cita yang tinggi, dengan penuh semangat tak kenal lelah, berusahalah untuk mencapainya.

2.  Tata cara menggunakan work sheet :

+Setelah menonton, tanyakan kepada anak-anak bagaimana impresi yang mereka dapat dan mintalah mereka menulis tanggapannya.

+meskipun sudah mencapai rekord dunia, kenapa Pak Suzuki masih merasa khawatir ? Apa yang dikhawatirkannya ?

+(kompetisi dengan orang lain) dan (bertarung melawan diri sendiri), apa bedanya ?

+diskusikan dengan teman2 yang lain tentang pelajaran apa yang bisa diambil dari kisah Pak Suzuki.

+secara pribadi cita-cita atau keinginan apa yang ingin diraih dari sekarang ?

3.  Poin pembelajaran

Seperti itulah model pembelajaran moral yang diberikan melalui acara TV.  Dengan melihatnya, anak-anak menjadi bersemangat untuk menjadi seseorang di masa mendatang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: