murniramli

Indian summer dan Koharu biyori

In Belajar Kepada Alam, Renungan on November 27, 2007 at 5:41 am

1069287979_9cfd1c5580.jpg
Musim gugur di Kyoto

Selama 2 hari ini udara di Nagoya mendadak menghangat. Suhu yang pekan lalu drop hingga 10 derajat di siang hari dan mendekati 5 derajat di pagi hari, akhir-akhir ini naik menjadi 17 derajat di siang hari dan 9 derajat di malam hari. Suhu yang mendadak naik dan menimbulkan kehangatan sejenak ini disebut koharu biyori (小春日和). Kalau melihat kanjinya, 小=ko berarti kecil, 春=haru berarti musim semi, 日=bi berarti hari, 和=yori berarti nyaman, jadi artinya musim semi yang nyaman dan singkat. Berlangsung sekitar 2-3 hari di musim gugur、biasanya bulan Oktober atau November.

Kalau dicek dalam kamus bahasa Inggris kata ini memiliki padanan “Indian Summer”. Saya coba cek di Mas Wiki, mengapa dinamai Indian summer, ternyata tak ada alasan pastinya. Beberapa hipotesa mengatakan kemungkinan karena ada festival orang Indian di saat itu, atau masa perang antar suku berakhir. Ada catatan tentang penamaan ini di sini :

Indian summer is first recorded in Letters From an American Farmer, a 1778 work by the French-American soldier turned farmer J. H. St. John de Crèvecoeur (a.k.a. Michel-Guillaume-Jean de Crèvecoeur):“Then a severe frost succeeds which prepares it to receive the voluminous coat of snow which is soon to follow; though it is often preceded by a short interval of smoke and mildness, called the Indian Summer.”

Saya sangat tertarik dengan penamaan yang diberikan oleh manusia terhadap momen atau kejadian alam penting yang berlangsung selama hayatnya. Penamaan diberikan agar mudah diingat dan kadang-kadang pun bermakna sejarah. Selain tentu saja sangat terkagum-kagum dengan keindahan alam pada hari-hari itu. Beberapa saat yang lalu saya sudah khawatir warnah merah dan kuning tak akan terlihat di Nagoya, karena tahun ini sepertinya musim gugur berjalan lambat, tapi saya sangat gembira ketika keluar dari pintu 1 stasiun Nagoya daigaku, terlihat daun-daun ginko menguning, dan sepanjang jalan menuju arah belakang perpustakaan juga menguning dan memerah. Ah, ternyata musim memerah akhirnya melewati Nagoya 😀

p1160590.jpg

Pohon ginko biloba di Meijo Koen

Tapi sungguh sebuah negeri yang unik. Di bagian utara negeri, salju sudah mulai melimpah, pemandangan menjadi memutih. Hokkaido dan Aomori juga beberapa bagian Nagano dan Gifu sudah bersalju, sementara wilayah Okinawa masih hangat dengan suhu berkisar 23-25 derajat.

Istilah musim atau cuaca dalam bahasa Indonesia juga sangat menarik. Musim semi atau musim bunga dan musim gugur tak ada di Indonesia, tapi penamaan musim bunga untuk spring dan musim gugur untuk autumn, atau musim dingin untuk winter bukankah cukup menarik 😀 Sehingga ketika mendengar kata itu pertama kali saat duduk di SD, saya mengkhayalkan musim bunga seperti taman bunga, dan musim gugur seperti pohon jati yang meranggas di kampung kami. Ternyata musim bunga yang sebenarnya sangat indah, dan musim gugur pun lebih indah.

Saya belum mempelajari seacara ilmiah kenapa muncul fenomena koharu biyori atau indian summer di tengah udara yang mendingin, tapi saya meyakini bahwa Allah menciptakan keseimbangan dalam hidup ini. Suasana dingin yang berkepanjangan membuat kita tak nyaman, demikian pula suasana panas yang berketerusan. Diciptakan hari-hari pendek yang penuh kehangatan dan keindahan ibaratnya seperti menghirup liburan sejenak setelah penat bekerja. Tetapi jika kenikmatan ini diperpanjang maka akan hilanglah rasa nikmatnya.

Iklan
  1. Subhanallah mbak, saya termasuk salah seorang yang selalu terkagum-kagum dengan kebesaran-Nya..

    murni : alhamdulillah..beruntunglah anda 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: