murniramli

Silaturahmi atau basa basi

In Islamologi, Renungan, Serba-serbi Indonesia, Serba-Serbi Jepang on April 4, 2008 at 10:31 am

Kemarin malam adalah kali ketiga saya dan murid Jepang saya berdiskusi tentang Islam.  Kali ini kami membahas tema hubungan antar manusia.  Seperti biasa penjelasan ngalor ngidul dan saya tertarik menulis bagian silaturahmi-nya.

Silaturahmi berasal dari bahasa Arab, shilatu arrahiim, yang artinya hubungan kasih sayang.  Dalam terminologi orang Indonesia bisa kita terjemahkan dalam bentuk mengunjungi teman/keluarga, menelepon, mengiriminya surat, atau memberinya hadiah.

Bagi kami orang Indonesia yang tinggal di perantauan, silaturahmi adalah pengobat rindu dengan keluarga sekaligus melepaskan penat dan stress menghadapi rutinitas kerja dan belajar. Di Nagoya pun kami selalu mengadakan kegiatan kumpul-kumpul dengan teman2 muslim, minimal sekali sebulan.

Murid saya bertanya kenapa orang Islam begitu rela atau biasa menginap dan memberikan inapan kepada orang lain ?

Saya jelaskan bahwa di dalam Islam, kami percaya dengan prinsip bahwa kami adalah saudara.  Karenanya sesama saudara selayaknya kami saling membantu.   Kebiasaan menawarkan inapan adalah sebuah bentuk hubungan kasih sayang di antara kami, yang kami pun mempercayai bahwa tamu yang datang ke rumah kita senantiasa membawa kebaikan, sekalipun kebaikan itu bukan berupa harta.

Sebagaimana hadits yang menyebutkan bahwa silaturahmi akan mendatangkan rizki, atau silaturahmi akan memperpanjang umur.  Kalimat-kalimat ini maknanya sangat dalam dan tidak mudah dipahami oleh orang yang hatinya sempit.

Ketika seseorang datang ke rumah kita yang tampak nyata di mata kita adalah kerepotan menyambutnya, mempersiapkan makanan, dan segala servis yang memuaskan.  Tapi di balik itu, bukankah orang yang datang berkunjung membawa kegembiraan tersendiri kepada penghuni rumah ? Berbagi cerita tentang pengalaman tamu, kehidupannya, lingkungan tinggalnya, bukankah juga merupakan suatu ilmu ?

Lalu kenapa dikatakan memperpanjang umur ?  Sebenarnya umur manusia sudah ditentukan oleh Allah, hanya tidak ada yang tahu sampai kapan dia diperkenankan hidup.  Pertemuan dengan orang lain/sahabat membuat kebahagiaan, tertawa, kegembiraan yang selalu kita rasakan bahwa hidup ini masih panjang.  Bandingkan dengan kesedihan, kesuraman, keputusasaan yang selalu identik dengan hidup yang serba susah dan rasanya sangat sempit dan pendek.

Murid saya tersenyum, dan menjelaskan bahwa orang Jepang memiliki dua karakter ‘tate mae’ dan ‘honne’.  Yang pertama berarti tampilan luar, sedangkan yang kedua berarti suara hati.  Jika mereka mengajak menginap, maka mereka selalu menanggapinya sebagai bukan benar-benar ajakan menginap. Karena ajakan/undangan itu hanya basa basi.  Pantas saja, setiap saya ada gakkai (seminar) di luar kota, saya selalu menginap di rumah teman Indonesia dan teman-teman Jepang memilih untuk menginap di hotel, sekalipun mungkin mereka mempunyai teman di kota itu.

Saya katakan bahwa mungkin tidak hanya orang Jepang, di kalangan orang Islam pun ada yang demikian.  Tapi basa basi tidak sehat jika dibiasakan dalam hubungan dengan sesama manusia.  Kebahagiaan azali tidak akan terasa jika hubungan antar manusia hanya sekedar lip-service.

Saya pun sering menginap di rumah orang Jepang saat home stay, dan tidak pernah dan tidak mau berfikir bahwa pelayanan mereka adalah tate-mae.  Bagaimana pun kita masih sama-sama menghuni bumi yang sama, sekalipun keyakinan kita berbeda, sehingga tidak ada yang tahu bahwa suatu saat Allah akan menciptakan kebergantungan antara saya dengan mereka.

Oleh karenanya, ketika berniat menolong, maka luruskanlah niat untuk menolong tanpa perlu berfikir bahwa saya akan repot, atau dengan embel-embel bahwa dia akan menolong saya suatu hari kelak.  Tanpa diharapkan pun, Allah sudah mengatur bahwa semua kebaikan akan dibalas dengan kebaikan.

Iklan
  1. Iya, indah silaturahmi itu. Memperpanjang umur, dan menambah saudara.

    Kalau saling mengunjungi blog, bertegur sapa, berkomen, itu termasuk silaturhami ga Bu? 😀

    murni : Bgm jk dilihat dari sisi math ? 😀

  2. @Murni: Mmmm… gemana ya? Belum tahu nih Bu, saya mikir-mikir dulu, ada ga ya teorinya… 😀 Bisa ga ya dimatematiskan? Hmmmmh… terutama hal bahwa silaturahmi itu mendatangkan rezeki… 😀

  3. Saya berkunjung … 😀

    murni : terima kasih, Pak atas kunjungannya
    Semoga membawa rahmat dan berkah

  4. se-7.

    Saya berkunjung juga lo….:-)).

    murni : terima kasih juga, Pak.
    Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke blog Bapak juga, tapi lupa `kulo nuwun’ 😀

  5. Salam dari Bogor, Mbak… makin semrawut aja nih… Bogor kotaku. Klo ke Bogor, jgn lupa nginap di tempatku, ya… ini bukan basa-basi, lho… Hehe… jadi tambah satu tempat nginap, kan? 😀

    murni : Elyn, beneran dah di Bogor ni ?

  6. Yup, dah di Bogor, Mbak… dan terkaget2 dengan semua harga di sini, yang… ga jauh beda dengan di Jepang!! Masak sih… sikat cuci baju aja… setara dengan 100 en, gantungan baju dari plastik isi 6 biji 200 en… ya…klo kualitasnya bagus… (jadi ingat 100 en shop… biar harga segitu, kualitasnya bagus!). Waduh!! pusing, deh!!! Sebelum pulang… nabung yang banyak, ya, Mbak… dijamin berguna untuk masa2 transisi sampai ada pekerjaan tetap dengan gaji yang memadai. Masih “mantab” nih… makan tabungan!!! hahaha…

  7. Ass wr, wb.
    Teh Noi berkunjung lho …. ( remember me? ) ,
    gmn di jepang msh lama ?
    Ponakan teteh juga lg di sana, katanya 1 jam dr Nagoya, nanti kusarankan dia untuk bersilaturahmi, ajak nginep beberan ya he he he …
    Tetap dlm berkahNya !
    Wass

  8. Soal silaturahmi sama umur panjang… menurut saya silaturahmi memang benar2 memperpanjang umur kita, namun dari segi kualitas.

    Analoginya, ada seseorang yang mencari tahu mengenai tata cara penyulingan air kotor menjadi bersih selama 3 tahun. Setelah kita silaturahmi dengan orang tersebut, kita mendapatkan pengalaman 3 tahun orang tersebut hanya dalam beberapa jam ngobrol.

    Menurut pendapat saya pak 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: