murniramli

Archive for Mei, 2008|Monthly archive page

Karena cita-cita itu setinggi langit

In Renungan on Mei 27, 2008 at 1:09 pm

Gantungkan cita-citamu setinggi langit, begitu yang sering disampaikan Bapak/Ibu guru saya dulu. Saya tidak paham arti kalimat itu selain bahwa setinggi langit itu sama dengan menjadi doktor, insinyur, pengacara, pejabat, dan beberapa profesi prestigious lainnya. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kelas Excellent

In Pendidikan Indonesia, Penelitian Pendidikan on Mei 22, 2008 at 12:58 pm

Beberapa waktu yang lalu di blog ini ada pertanyaan dari Bapak Dodik Priyambada di sini tentang kelas excellent. Saya berjanji menjawabnya dalam bentuk tulisan. Kebetulan hari ini saya mengikuti kelas tentang Neo liberalisme di Jepang. Dan dalam perjalanan menuju tempat mengajar, sempat membaca tulisan David Hursh yang banyak menulis tentang Neo liberalisme dan dampaknya di dunia pendidikan di Amerika. Setelah membaca tulisan tersebut, saya menyadari adanya keterpautan antara kelas excellent dengan neo liberalisme. Baca entri selengkapnya »

Memperkerjakan anak berIQ rendah

In Serba-Serbi Jepang on Mei 11, 2008 at 9:37 am

Saya harus mengangkat dua jempol untuk para bos yang berani mempekerjakan anak-anak yang mengalami kelambatan dalam berfikir, kelainan fisik, atau secara psikologi ada sedikit masalah. Termasuk perusahaan tempat saya bekerja part time sekarang. Baca entri selengkapnya »

Kenapa guru no comment ?

In Serba-Serbi Jepang on Mei 10, 2008 at 1:47 pm

Tidak hanya dalam sidang-sidang MPR atau DPR, dalam rapat dewan guru sering kita jumpai keengganan guru berkomentar.  Seperti kalimat jargon 3D : datang duduk diam, maka dalam rapat guru kebiasaan bicara hanya dimiliki oleh paling tidak satu atau dua orang guru saja. Baca entri selengkapnya »

Jika guru berjiwa reformer dan kepala sekolah pro kemapanan

In Manajemen Sekolah, Penelitian Pendidikan on Mei 10, 2008 at 1:29 pm

Professor saya bercerita tentang kepala sekolah sebuah SD di Takahama yang ditemuinya tatkala menjalankan tugas sebagai konsultan sekolah.  Sang kepala sekolah adalah tipe orang yang seperti saya sebutkan dalam  tulisan saya yang lalu,  orang yang berjiwa ii kagen da to ii wake bakari, yaitu orang yang  pesimis,  selalu menganggap anak buahnya tidak bisa  apa-apa, dan siswa-siswanya  malas belajar, tanpa pernah mengecek kebenarannya. Baca entri selengkapnya »

Panda dan kepekaan orang Jepang

In Serba-Serbi Jepang on Mei 4, 2008 at 11:27 am

Beberapa hari ini berita di TV dipenuhi dengan laporan tentang kematian seekor panda bernama Rin-rin di kebun binatang Ueno, Tokyo. Pagi tadi berita lengkap tentang sejarah per-panda-an di Jepang dikupas habis dan saya belajar sesuatu hal tentang empati dan kepekaan. Baca entri selengkapnya »

Serius, setengah-setengah atau banyak omong ?

In Serba-Serbi Jepang on Mei 3, 2008 at 12:26 pm

Termasuk tipe manakah anda ketika mengerjakan sesuatu ? Baca entri selengkapnya »

Wajib Sekolah atau Wajib Belajar ?

In Pendidikan Indonesia, Penelitian Pendidikan on Mei 2, 2008 at 1:30 pm

Dua istilah ini memiliki makna yang berbeda, tetapi di Indonesia istilah yang pertama mungkin tidak terlalu sering dipakai ketimbang yang kedua. Baca entri selengkapnya »

Wacana tentang team teaching

In Manajemen Sekolah, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Jepang, Penelitian Pendidikan on Mei 2, 2008 at 12:35 pm

Ketidakseimbangan dalam penyebaran guru di seluruh Indonesia menjadi permasalahan pelik yang menghalangi proses kemajuan pendidikan di Indonesia. Beberapa sekolah kebingungan mempekerjakan guru-gurunya karena jumlah yang sudah melebihi batas, tetapi ada pula sekolah yang terpaksa memeras keringat guru untuk bekerja over time. Baca entri selengkapnya »