murniramli

Asalkan banyak uang ‘baka’ juga tidak mengapa

In Pendidikan Jepang, Serba-Serbi Jepang on Oktober 19, 2008 at 10:07 am

Pagi tadi murid saya, seorang Ibu berumur 50 tahun, tetapi masih gesit, awet muda dan sangat luas wawasannya menceritakan sebuah fenomena baru di kalangan artis Jepang, yang dikenal dengan istilah バカ芸能人(baka geinoujin). Kata “baka” berarti “tolol”, “nggak pinter”.

Dalam sebuah survey disebutkan urutan artis “baka” yang digemari kawula muda, yaitu :Satoda Mai, Suzanne, Misono, Tsuruno Takeshi, Kinoshita Yukina, Osawa Akane, Kamiji Yusuke, dll. Mai, Suzanne, dan Yukina adalah 3 gadis yang tergabung dalam grup vokal PABO. Sedangkan Tsuruno Takeshi dan Kamiji Yusuke adalah penyanyi grup vokal Yuuchisin.  Grup PABO dan Yuuchisin kemudian mengadakan kolaborasi, bernama ALADDIN yang sekarang sangat digemari di Jepang karena lagu-lagunya yang riang dan kostum yang mereka kenakan ala anime.  Saking ngetopnya, Kamiji Yusuke pernah mendapat penghargaan dari Guiness Book karena blognya mempunyai pengunjung terbanyak di dunia.

Siang tadi saya menyaksikan sebuah acara kuiz untuk artis yang disiarkan sebuah channel TV, dan anggota ALADDIN tampil dalam acara tersebut. Acara kuiz itu berupa sekitar 10-15 artis dikelompokkan menjadi tiga regu dan artis dalam masing-masing regu duduk berurutan ke belakang sesuai dengan kemampuan akademiknya. Para artis ALADDIN ditempatkan pada deretan terbelakang. Ketiga tiba giliran mereka menjawab pertanyaan, terlihat kelucuan mereka karena tidak sanggup menjawab pertanyaan yang gampang sekali pun, sehingga hingga akhir acara, pertanyaan yang sudah ditanyakan sebelumnya kepada peserta lain ditanyakan kembali kepada seorang member ALADDIN dan untungnya dia masih ingat jawabannya.

Sekalipun tidak bisa menjawab, dan terlihat “baka”, tetapi wajah dan penampilan mereka bernilai jual di dunia hiburan. Maka murid saya mengatakan bahwa ada gejala baru di kalangan ibu-ibu di Jepang yang putus asa menyuruh anaknya belajar, yaitu mendorong mereka untuk menjadi artis. Tidak mengapa “baka”, yang penting dia mampu menghasilkan uang dan “itsumo genki” (=selalu riang).

Gaya berpakaian, gaya rambut para “bakaers” menjadi trade mark anak-anak muda, terutama kaum gadis. Sehari sebelumnya, sebelum berangkat bekerja, saya menyaksikan sebuah berita yang menyorot fenomena baru anak-anak putri SMP di Tokyo, Jepang yang ingin dikatakan sebagai wanita dewasa. Maka mereka menghabiskan hari Sabtu dan Minggu untuk mendatangi butik dan salon yang memberi harga dan pelayanan khusus kepada anak-anak gadis seusia mereka yang tersebar di daerah Shibuya. Penyiar TV yang melaporkan berita tersebut terlihat membelalak kaget ketika ditampilkan profil seorang anak SMP kelas 2 yang penampilannya serupa dengan mahasiswa tingkat akhir 😀

Well, fenomena baru yang dilahirkan kawula muda kelihatannya tak mampu dihentikan. Beberapa sekolah negeri favorit masih bisa menerapkan peraturan yang ketat, tetapi sekolah-sekolah yang mulai kekurangan murid, ditambah dengan antusiasme belajar anak-anak usia SMP dan SMA (terutama gadis) yang mulai menurun karena banyaknya godaan jalan pintas menuju kesuksesan, menjadi sebuah masalah pelik bagi pendidikan Jepang dewasa ini.

Iklan
  1. He-he-he tinggal menunggu fenomena itu mampir ke Indonesia.
    Mohon maaf lahir batin yah mbak Murni, mumpung masih bulan syawal.
    Ganbatte !

    murni : Ya, mudah2an org Indonesia lebih cerdas.
    Sami-sami, maaf lahir bathin

  2. hallo mbak murni…salam kenal…seneng banget ada kabar2 dari jepang via orang indonesia asli on line pula orangnya… gini mbak, saya penasaran banget dengan sebuah restoran indonesia di kawasan meguro tepatnya jalan kami-osaki 3-5-4 yang bernama restoran ‘sederhana’ punya ibu julia, yg mrpk anak dari mr tomitaro org jepang dan ibu frentje yang asli dari padang. restoran ini udah lama berdiri katanya dari th 1955 gitu. aku coba e-mail ke bu julia tapi kayaknya udah gak sampe2. so please mbak murni bisa tolong saya buat sedikitnya kasih saran ato gambaran kira2 kayak gimana sih restoran tsb. terus yg kedua, aku pengen ngurus surat2 buat wisata ke jepang, paspor, visa, gimana tuh pengalaman mbak murni wkt itu, kalo aku ikut sebuah biro perjalanan kapan wkt yg tepat kalo pengen liat salju di jepang? tengkiyu beraaaattt….domo arigatoooo….

    murni : Bu Betty, salam kenal
    1. Mohon maaf, Bu. Karena saya tidak tinggal di Tokyo, maka saya tidak tahu restoran yang ada di Meguro. Mestinya itu di dekat KBRI. Barangkali harus ditanyakan ke teman-teman di Tokyo, bisa kontak ke PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Jepang via website mereka.

    2. Untuk pengurusan paspor, dulu saya mengurus sendiri di Bogor. Untuk visa, karena saya berangkat sebagai mahasiswa dengan beasiswa dari pemerintah Jepang, maka visa diuruskan oleh pihak donor (pemerintah Jepang). Tapi saya rasa mudah, tinggal apply ke Kedubes Jepang di Jakarta.
    Untuk melihat salju di Jepang, silahkan datang pada bulan Desember hingga Februari. Bulan Desember wilayah Jepang utara (HOkkaido) sudah bersalju, juga wilayah Nagano. Kota-kota yang berdekatan dengan laut, seperti Tokyo, Nagoya atau yang terletak di daerah Tengah dan Selatan jepang, mendapat salju agak terlambat, sekitar Januari atau Februari.

    Semoga membantu

  3. Mbak Murni…artikel “bakagenki” ini sangat menarik (walau baka, yang penting genki). Bisa buat ngobrol dengan mahasiswa/i saya nih. Anak-anak Indonesia sekarang sangat nge-fans ke Jepang. Kalau kembali ke Indonesia jangan kaget kalau di kantor kadang mengalun lagu2 nya Utada Hikaru. Atau, mahasiswa/i bisa nyletuk istilah bahasa Jepang yang “aneh-aneh”. he he he

    murni : kalau sudah ke Jepang, mungkin ngga terlalu nge-fans lagi ya, Pak 😀

  4. Sensei ogenki ?

    Terima kasih banyak atas informasinya, awalnya saya pikir dengan majunya negara mereka, para artisnya pun setidaknya memiliki pola pikir yang maju pula, ternyata ada juga artis yang ‘seperti ini’ di jepang hehehe…

    Oiya sensei, dengan munculnya masalah ‘pelik bagi pendidikan jepang’ seperti ini, apakah peluang bagi siswa dari negara asing untuk belajar di jepang menjadi terbuka lebar?

    -Best regard-

    murni : anggaran beasiswa u foreign student sekitar 8.5% dari sekitar 5 billion yen, jadi masih terbuka sepertinya.

  5. hohoho
    walopun baka tapi bisa menghasilkan uang
    keknya dah sampe ke indonesia deh
    walopun mungkin hanya segelintir sajah
    artikelnya bagus, aniki (aniki tuh cm utk laki2 ato bisa juga utk perempuan c?)

    murni : 兄貴(あにき)aniki itu artinya my big brother

  6. Maha Suci Tuhan-ku Maha Adil … dalam membagi rizki….kepada ummat-NYA.
    diberikan kekurangan sekaligus disandang kelebihan & digenapkan pula Rizki Oleh-NYA.

    Anda yang normal s/d pandai mengumpulkan/cari duit, tentu ingin memanjakan & menikmati hasil jerih payah. & duit itu sebagian “mengendap” & lainnya kembali mengalir lewat berbagai Cara-NYA. Al. : dibelanjakan lewat hiburan & di distribusikan lewat バカ芸能人(baka geinoujin)
    ini, juga membutuhkan kehidupan layak bukan.

  7. yah bagaimanapun setiap orang punya jalan nasibnya masing2, pintar kan tidak harus selalu pintar akademik, bisa pintar bersosialisasi, pintar bermusik, bernyanyi, dll, yg penting ‘kepintaran’ itu dipakai untuk kebaikan nantinya saya kira tidak mengapa… lebih baik menjadi baka geinoujin tetapi uang yang dia dapat dia sisihkan juga untuk membantu orang lain daripada menjadi orang pintar secara akademik tetapi ilmunya tidak dia amalkan serta harta yang dia punya tidak disishkan untuk yg berhak bukan?

  8. kombanwa..
    hajimemashite Murni-san…

    wahh tinggal di jepang yah?? ^^
    sekarang lg musim apa?

    aku pengeeeeen bgt ke jepang..
    sayang gak punya duit ^^ hehehhe…. 😄

    oh iya mbak aku mw nanya, mbak kan ke jepang dgn beasiswa.. itu dari sma ke S1 atau setelah mbak kuliah??

    domo arigatouu …..
    jyaaa matta neeeeee…….. (^_^)/

    murni : sekarang sedang musim gugur
    Saya ke Jepang setelah jadi guru

  9. ‘baka’ beneran ato tdk, saya tdk tahu
    tapi dari foto yg bu guru pasang,
    mereka punya mata ramah
    senyum sumringah
    di wajah yg cerah

    domo-tengkyu-gozaimasu,
    (^_^)

  10. hahahhahaha
    articlenya bagus deh….
    salam kenal yach…

    http://tradersukses.site90.net

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: