murniramli

Linguistic Landscape apa padanannya ?

In Serba-Serbi Jepang on Juni 3, 2009 at 12:24 am

Saya sedang mengerjakan terjemahan artikel seorang peneliti Jepang yang akan diterbitkan dalam bahasa Indonesia. Bahasannya sangat menarik tentang penggunaan bahasa Cina di Glodok dalam ranah yang sering disebut dengan Linguistic Landscape.

Saya pribadi bukan pakar bahasa, tetapi sangat tertarik dengan kajian bahasa-bahasa. Istilah linguistic landscape adalah ranah baru dalam ilmu linguistik dan saya agak kesulitan menemukan padanan katanya yang tepat dalam bahasa Indonesia. Barangkali di kalangan pembaca ada yang bisa membantu ?

Linguistic Landscape dalam bahasa Jepang disebut 言語景観(gengo keikan) yang merupakan ranah kajian yang mengkhususkan pada penulisan jalan, tempat, reklame, rambu lalu-lintas, perkantoran, papan informasi, plang nama toko, dll segala sesuatu berkaitan dengan informasi perkotaan yang ditinjau dari sudut bahasa.

Jadi, mudahnya seperti penulisan jalan dalam huruf lontara di Makassar atau penulisan nama jalan dengan huruf honocoroko di Yogyakarta, atau penulisan papan reklame, papan nama toko dengan huruf kanji dan bahasa Cina, termasuk dalam kajian bidang ini.

Istilah ini baru muncul sekitar tahun 1980an, dan umumnya merupakan kajian yang dilakukan di negara-negara dengan multibahasa. Di beberapa negara yang hanya berbahasa tunggal, kajiannya dikaitkan dengan isu  internasionalisasi, yaitu dengan terjadinya imigrasi dari negara ke negara yang pada akhirnya melahirkan komunitas asing baru di sebuah bangsa. Sebagai contoh, Jepang misalnya, saat ini terdapat komunitas Cina, Korea, Brazil, dan Philipina di beberapa kota besar. Adanya kelompok komunitas baru tersebut membawa konsekuensi perlunya pemerintah Jepang menyediakan informasi dalam berbagai bahasa dominan. Oleh karena itu tidak mengherankan di kantor pemerintahan di Nagoya, biasanya tersedia pamflet dalam 4 bahasa, yaitu bahasa Jepang, bahasa Cina, bahasa Inggris, dan bahasa latin. Akhir-akhir ini muncul pula pamflet berbahasa Indonesia dan tagalog. Informasi di jalan, nama-nama tempat selain ditulis dengan huruf kanji, dilengkapi pula dengan tulisan hiragana, katakana dan alphabet untuk memudahkan orang asing yang berkunjung dan atau tinggal di Jepang. Bahkan tidak saja secara visual, informasi audio di dalam kereta bawah tanah Jepang yang berhenti di stasiun Nagoya dilengkapi dengan empat bahasa dominan tersebut di atas, bahkan di dalam kereta menuju perusahaan Toyota, selain informasi bahasa Jepang, pengumuman juga disuarakan dalam bahasa Inggris.

Saya mengalami kesulitan mencari padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia. Jika diterjemahkan seperti bahasa aslinya dan hanya mengubah ejaannya saja, maka kemungkinan akan menjadi, “linguistik lansekap”, atau barangkali akan lebih tepat jika dibalik menjadi, “lansekap linguistik”.

Jika dilihat isi kajiannya maka dapat diterjemahkan sebagai, “Tata penulisan tempat”, atau teman saya mengusulkan istilah “Pemajanan Kata”. Kata “pemajanan” berasal dari kata pajan, memajan, pajanan.

Kata “landscape” jika dicari padanannya dalam bahasa Indonesia, terdapat arti : menanam tanaman secara teratur, bentang darat, pemandangan alam, dan lahan.

Istilah linguistic landscape agak berbeda dengan ranah Toponimi, yaitu kajian asal-usul nama tempat, sebab lebih condong kepada analisa sejarah. Misalnya kota Bogor dahulu bernama Buitenzorg.

Penelitian saya berkaitan dengan kajian perubahan nomenklatur sekolah yang dikaitkan dengan perubahan kebijakan dan sistem pendidikan di Indonesia. Mau tidak mau saya juga harus masuk dalam ranah kajian lingustik, dan rasanya lama-lama mengerjakan penelitian semakin menarik 😀
Entah karena saya meminati bahasa dan sejarah, atau memang karena saya tidak punya aktivitas lain selain meneliti dan menulis 😀

Sekali lagi, jika ada yang mau mengusulkan padanan kata yang tepat atau usulan penerjemahan untuk istilah linguistic landscape…..dipersilahkan 🙂

Iklan
  1. Wah nggak paha aku bu Murni, mungkin nyang lebih cerdas soal translate itu sowan ke mbah Gugel bu. 🙄 Bahasa saya saja amburadul. ^O^

  2. Assalamu’alaikum, Ibu kapan ke bogor(al-haitsam)? dan bagaimana caranya jika mau kuliah di jepang

  3. Apa ya padanannya? Landscape = … 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: