murniramli

Mencuri Start di Pagi Hari

In Penelitian Pendidikan, SD di Jepang, Serba-serbi Indonesia, Serba-Serbi Jepang, Taman Kanak-Kanak on Juni 23, 2009 at 2:24 am

Setiap kali saya menceritakan kepada teman Jepang bahwa sekolah di Indonesia umumnya dimulai pukul tujuh pagi, mereka biasanya terbelalak sambil berteriak, “hayaai !” (pagi banget !). Sebab sekolah-sekolah di Jepang umumnya dimulai pukul 07.30 atau pukul 08.00. Perkuliahan paling pagi berlangsung pukul 08.45 di kampus saya.

Tatkala saya sampaikan bahwa di Jakarta sekolah mulai lebih pagi, pukul 06.30, mereka lebih terlonjak. Ya, barangkali sekolah-sekolah kita adalah yang terpagi di dunia 😀

Saya pribadi lebih setuju sekolah dimulai lebih pagi, dengan alasan di pagi harilah pemikiran paling bersih lahir, sebab gangguan, keberisikan, asap masih sedikit, dan burung-burung masih ramai berkicau…ah, ngga nyambung 😀

Memulai sekolah lebih pagi tidak berarti mengakhirinya lebih cepat dibandingkan sekolah biasa. Oleh karena itu, jam-jam pagi adalah waktu yang tepat untuk mencuri start. Seperti apakah itu ?

Banyak ragam kegiatan yang bisa dilakukan oleh sekolah-sekolah yang memulai hari sekolahnya lebih awal. Kegiatan seperti membaca IQRO/Al-Quran dilakukan oleh beberapa sekolah-sekolah Islam, dan beberapa sekolah-sekolah publik. Di SD yang pernah saya kunjungi di Hokkaido, anak-anak juga mencuri start belajar dengan kegiatan membaca buku apa saja selama 15-30 menit, yang dilakukan di dalam kelas.

Berikut ini alternatif kegiatan yang bisa dicoba selain dua hal yang disebutkan di atas :

1. Senam Pagi. Sebenarnya bukan kegiatan baru sebab sejak dulu telah dilakukan di sekolah-sekolah di Indonesia, hanya perlu digalakkan kembali.

2. Berkebun atau memelihara hewan. Jika sekolah mempunyai halaman yang luas, maka orang tua dapat dikerahkan untuk menyumbang satu tanaman yang akan dipelihara dan dirawat oleh putra/i nya. Atau dapat pula dikelola kebun sayur-sayuran kecil di samping pekarangan sekolah. Areal terbuka sekolah semestinya tidak dihabiskan untuk lapangan olahraga dan bermain, tetapi perlu space untuk mendekatkan siswa pada alam. Di beberapa SD dan TK di Jepang, terdapat kandang-kandang kelinci, dan petakan -petakan strawberry, sayur atau bunga.

3. Mengerjakan prakarya. Anak-anak dibebaskan untuk memilih jenis prakarya yang ingin dikerjakannya, dan pelaksanaannya dapat dilakukan di mana saja dengan cara yang santai.

4. Olahraga dan Permainan Anak. Selain senam pagi, sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan olahraga lain pada 30 menit pertama. Memang agak sulit untuk menyelenggarakan olahraga yang memerlukan waktu yang lama, tetapi ada beberapa permainan anak yang bisa dilakukan dalam waktu 30 menit. Untuk anak-anak TK dan SD bermain perosotan, lompat tali, bergelantungan di pohon/tangga-tangga besi juga memungkinkan.

5.Memecahkan soal. Guru-guru dapat menggantungkan/menempelkan quiz-quiz sederhana di dinding kelas, dan setiap siswa memilih pertanyaan yang kira-kira dapat dikerjakan. Soal-soal dikerjakan bukan di dalam kelas, tapi dipersilahkan memilih tempat kesukaan di areal sekolah.Biasanya sangat menarik jika berupa teka-teki atau soal hitungan.

6. Menghafal Al-Quran. Beberapa madrasah berasrama memulai kegiatan pagi dengan menghafalkan Al-Quran. Sekalipun berat, waktu menghafal terbaik adalah pagi hari.

7. Menghafalkan kosa kata bahasa asing, pepatah, rumus, dll. Materi hafalan pada prinsipnya disiapkan oleh guru, dan boleh dikembangkan oleh siswa.

8. Bersih-bersih lingkungan sekolah dan sekitarnya. Menjadi pasukan semut di pagi hari adalah salah satu tindakan menanamkan kecintaan pada kebersihan dan peduli lingkungan.

Silahkan ditambahkan lagi jika ada ide 😀

Apapun bentuknya, kegiatan pagi hari harus diupayakan sebagai kegiatan yang tidak membosankan. Oleh karena itu menunya dapat disusun berbeda dari hari ke hari. Untuk penyusunan dan pemilihan menu akan lebih baik jika dibicarakan dengan siswa dan tidak diputuskan sendiri oleh guru.

Jadi, apa yang sudah sekolah anda lakukan untuk menyambut pagi ?

Iklan
  1. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

  2. HHmm…..kalo masih pagi itu, otak masih fresh, itu kata teman saya Bu he he he,….
    (belum bisa menambahi alternatifnya)

  3. Iya, untuk sekolah dan belajar lebih enak pagi, itu saya setuju. Cuma memang ada beberapa masalah yang berkenaan pemajuan (pemajuan?) jadwal belajar. Salah satunya adalah kejiwaan anak-anak usia SD. Mereka tiba-tiba harus bangun lebih pagi dan mendapati rumah yang yang lebih ribut dari sebelumnya. Ibu yang tidak terbiasa dengan jam yang musti maju, rebutan kamar mandi(sekarang anak-anak SD yang biasanya bisa agak siang musti ikut rebutan dengan kakak-kakak mereka SMP atau SMA, serta ayah mereka), bertengkar. Akhirnya, itulah yang terekam dalam benak anak-anak sebelum berangkat sekolah setiap pagi. Keadaan rumah yang penuh pertengkaran. Itu yang dikeluhkan anak-anak SD melalui surat-surat mereka kepada K’ Seto.
    Belum lagi anak-anak SD yang sekolahnya jauh. Hari masih gelap ketika mereka sudah harus berdiri di pinggir jalan menunggu angkot. Belum lagi jika daerahnya rawan.

  4. ya…saya bisa ngebayangin kerepotan di rumah pagi-pagi buta. Yg dipagiin siswa SMA SMP saja kali ya….

  5. sebelumnya azka kebagian sekolah kelas siang. Tahun ajaran baru nanti mulai masuk pagi jam 7. Reaksinya…seperti reaksi teman jepang mbak Murni. hayaaaiii…..tapi alhamdulillah sekolahnya dekat dari rumah cukup berjalan kaki.

  6. Emang kalau pagi bawaannya buru-2 terus, apalagi jam masuk kantorku juga pagi. Sejauh ini acara di sekolah Shasa di pagi hari adalah membaca senyap… Mungkin maksudnya membiasakan agar anak-2 gemar membaca ya ?

  7. pagi atau siang sih sama saja,,
    yang penting sekolahnya terus ketemu temen sama ketemu uang saku deh. .
    hwehehe. .^e^

  8. Bener2 tuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: