murniramli

Archive for Agustus, 2009|Monthly archive page

Kejahatan (bag.2)

In Islamologi, Renungan on Agustus 31, 2009 at 1:13 pm

Kejahatan itu diciptakan oleh tangan manusia. Allah memberikan kepada hambaNya pilihan antara melakukan kebaikan dan melakukan kejahatan. Tak sedikit orang yang memilih kejahatan dan tak banyak orang yang memilih kebaikan. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kejahatan (bag. 1)

In Islamologi, Renungan on Agustus 31, 2009 at 5:52 am

Saya sampai pada bacaan QS Al-Isra ayat 22. Kalau kita baca ayat-ayat selanjutnya, isinya adalah rentetan larangan yang diawali dengan kata “wa laa” (dan janganlah). Hingga ayat 37 Allah melarang hambaNya untuk melakukan beragam perbuatan tercela. Tulisannya akan dipecah menjadi dua bagian Baca entri selengkapnya »

Berdoa

In Islamologi, Renungan on Agustus 29, 2009 at 8:30 am

Ketika manusia dalam kesempitan dan kesusahan maka dia akan menengadah ke langit. Mengangkat tangannya kepada Yang Berada Di Atas SinggasanaNya memohon agar disingkirkan segala kesempitan dan kesusahan yang menghimpit. Baca entri selengkapnya »

Menghidupkan tanah mati

In Islamologi, Renungan on Agustus 28, 2009 at 5:42 am

Beberapa hari belakangan ini, kota-kota di Jepang dipenuhi dengan suara-suara politikus berkampanye. Banyak tema yang dipersoalkan untuk meraih suara terbanyak. Isu-isu tentang penurunan pajak, pembayaran pensiun, partispasi perempuan cukup hangat diangkat.

Tadi malam sebuah chanel TV yang khusus menampung aspirasi rakyat terhadap para peserta Pemilu menampilkan sebuah pendapat tentang perlunya partai memperjuangkan dan memperbaiki pertanian di Jepang. Baca entri selengkapnya »

Menyalahkan setan

In Islamologi, Renungan on Agustus 27, 2009 at 8:07 am

Judulnya seram sedikit. Saya dan anda barangkali pernah mengumpat kepada setan yang berhasil dengan sukses menggoda kita sehingga perbuatan buruk terkerjakan oleh tangan, pikiran, dan hati kita. Baca entri selengkapnya »

Mengartikan amalan sunnah

In Islamologi, Renungan on Agustus 26, 2009 at 8:50 am

Kalau kita bertanya kepada anak sekolah di Indonesia tentang definisi sunnah maka yang akan keluar adalah jawaban : sunnah itu perbuatan yang kalau dikerjakan mendapatkan pahala dan kalau ditinggalkan tidak mendapatkan dosa.

Apakah anda mempunyai definisi yang lain ? Baca entri selengkapnya »

Tidak Produktif

In Islamologi, Renungan on Agustus 25, 2009 at 8:00 am

Saya pernah menulis iniĀ  di sini :

Tidak produktif

Aku merasa produktivitasku menurun
setelah kupikir lalu kupikir lagi,
rupanya aku terlalu banyak mengeluh
waktuku habis terbuang untuk mengeluarkan kata-kata yang menghabiskan energi dan menyumpekkan hatiku
Aku harus berhenti mengeluh

(325, 18 Nov 08, 21:00) Baca entri selengkapnya »

Mengajarkan Al-Quran

In Islamologi, Renungan on Agustus 24, 2009 at 3:46 am

Selama berada di Jepang, saya mengalami banyak kisah-kisah spiritual yang barangkali juga dialami oleh orang Islam yang tinggal di sini. Mulai dari mengurusi jenazah hingga memberikan pengajian baik kepada muslimah Jepang maupun Indonesia. Yang paling saya sukai adalah mengajari anak-anak. Baca entri selengkapnya »

Orang tua

In Islamologi, Renungan on Agustus 23, 2009 at 7:27 am

Pagi ini ada acara menarik di sebuah channel TV Jepang tentang orang tua Jepang yang masih aktif bekerja di industri, di pabrik, di toko, bahwa di pusat-pusat pelayanan masyarakat. Mereka kebanyakan berusia 70-80 th.

Saya pernah mengunjungi sebuah pabrik penghasil onderdil kendaraan di Aichi, dan sempat bertemu dengan kakek-kakek yang sangat tekun bekerja di usianya yang sudah uzur.

Kalau melihat mereka, sebenarnya tidak hanya orang tua di Jepang saja, tapi orang tua di manapun di muka bumi ini adalah orang yang tidak mau dikasihani oleh anak-anaknya dan sebenarnya tidak mau bergantung kepada anak-anaknya. Baca entri selengkapnya »

Bekerja Keras

In Islamologi, Renungan on Agustus 23, 2009 at 12:36 am

Hari pertama ramadhan sudah berlalu kemarin, dan saya tidak bisa mengakses internet seharian.

Suatu kali seorang teman bertanya kepada saya mengapa saya harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk sebuah pekerjaan yang gajinya tak seberapa. Saya tidak bisa menjawabnya pada waktu itu seketika, sebab sebenarnya saya mengerjakan pekerjaan itu karena terdesak kebutuhan uang. Baca entri selengkapnya »