murniramli

Menyambungkan tradisi membaca

In Pendidikan Dasar, Penelitian Pendidikan, SD di Jepang, Serba-Serbi Jepang, Taman Kanak-Kanak on November 10, 2009 at 3:39 am

Kalau nenek suka membaca mestinya ayah ibu juga suka membaca, anak suka membaca dan hingga cucu pun gemar membaca😀

Supaya semuanya gemar membaca maka pembinaannya harus dimulai dari kecil, ketika anak-anak mulai senang melihat orang tua membaca sambil komat-kamit. Tradisi membaca dengan bersuara mungkin sudah hilang kala kita beranjak dewasa. Namun sebenarnya kebiasaan ini sangat disukai dan menarik sekali bagi seorang anak.

Bacaan bapak ibu tentunya tidak lagi sama dengan bacaan anak-anaknya, dan belum tentu juga bapak ibu mau membaca bersama anak.

Di Jepang sekarang ini les privat (juku) membaca untuk anak-anak yang juga sekaligus dihadiri orang tua, menjadi sangat populer. Tadi pagi di channel 1 disiarkan tentang 子どもの論語(kodomo no ron go) atau membaca nasehat-nasehat lama bersama anak.Istilah 論語(ron go)berasal dari ajaran Konfusianism. Dan memang kalau kita lihat sejarahnya ini salah satu bentuk pengajaran model lama untuk mendidik biksu-biksu muda dulu.

Di TV ditunjukkan tata cara modern yang ditempuh sekarang ini, yaitu seorang guru duduk bersimpuh di depan anak-anak dan orang tuanya, kemudian mulai membaca : 子(し)曰(のたま)わく(dibaca : shi notamawaku). Kalimat ini selalu mengawali setiap bacaan. Saya coba cari-cari artinya tapi ndak ketemu, lalu tanya teman Jepang,dan kira-kira artinya seperti ini : kanji 子(shi) adalah nama orang Cina si pembuat cerita, lalu kata notamaku artinya : berkata. Jadi seperti ini kira-kira, ” Shi berkata, ……”

Anak-anak yang ikut menirukan bacaan sama sekali tidak memegang buku, jadi mereka hanya berucap sesuai apa yang didengarnya. Menurut seorang professor dari Universitas Kyoto, cara seperti ini sangat menyenangkan bagi anak, yaitu membaca bersama dengan suara keras di bawah bimbingan seorang guru/dewasa. Selanjutnya kata awal : shi notamawaku, juga merupakan kesenangan bagi anak sama seperti kalau mereka mulai bermain suit, yang selalu diawali dengan kalimat “janken po” atau kalau di Indonesia selalu dimulai dengan “hom pin pah”.  Anak-anak secara tak sadar langsung bersiap ketika dibacakan kalimat pertama tersebut.

Nasehat-nasehat lama selalu mengandung banyak ajaran baik, misalnya tatacara berteman, hormat kepada orang tua dll. Secara tak sadar, anak-anak diajarkan moral, tanpa dia harus mengerti bacaan yang diucapkannya (sebab anak-anak TK dan SD kelas awal belum bisa membaca).

Buku-buku Kodomo no ron go banyak sekali dijual. Ada yang versi lama dan ada pula versi baru. Di TV ditampilkan sebuah keluarga yang meluangkan waktu bersama, berkunjung ke rumah nenek untuk membaca ron go bersama dengan arahan dari nenek.

Saya jadi teringat metode belajar di pesantren dulu. Bukankah ini hampir sama, misalnya saat belajar ta’liimul muta’allim, Pak Kyai membaca dan para santri mengikuti. Cuma bedanya santri sambil membawa buku.

Saya kira TPA dan TQA juga bisa melakukan hal yang sama untuk misalnya menghafalkan hadits-hadits pendek atau mahfuuzot (nasehat-nasehat) para ulama.

Banyak tradisi yang mungkin dianggap kuno pada jaman ini, tetapi orang yang senantiasa belajar dari hal yang baik di masa dulu, adalah orang yang selalu maju.

  1. Asskum…
    memang benar Bu, membaca harus ditanamkan sejak kecil
    salam dari Kiki :))

  2. Betul bu kiki, tetapi bkn hnya si anak, skrg tuh justru yang susah dari bapak ibunya untuk menjd kebiasaan membaca di depan anaknya, seperti dktkn bu hj. murni yg dlkkn tv Jepg baru2 ini. Di indonesia blm ada ksdran untuk itu. Lg2 hrs dimulai dr msg2.

  3. betul bu, kalau saya suka baca dari internet apa termasuk contoh yang tidak baik bagi anak-anak saya

  4. Assalamualaikum
    Salam kenal….

  5. Rasa cinta pasti ada

    Pada makhluk yang bernyawa

    Sejak dulu hinggi kini

    Tetap suci dan abadi

    Tak kan hilang selamanya

    Sampai datang akhir masa

    (Lagu Renungkanlah, ciptaan dan dinyanyikan siapa ya,lupa…)

    ——–

    Apakah anda mempunya rasa cinta ? Jika ada tuangkanlah dalam puisi dan daftarkan pada acara PARADE PUISI CINTA di http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta

    Sahabat yang lain sudah disana semua,tinggal menunggu puisi anda. Hadiahnya menarik lho, maka segera ikuti acara unggulan ini.

    Salam hangat dari Surabaya

  6. Lebih banyak asyik dengan acara TV.

  7. begitu ya tipsnya, saya mau coba ah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: