murniramli

Apa yang sebaiknya diobrolkan dengan orang Jepang?

In Serba-Serbi Jepang on Juni 9, 2010 at 9:29 am

Sudah lama tidak menulis di blog ini, karena saya masih sibuk dengan urusan disertasi dan sidang-sidang yang tinggal dua lagi. Banyak ide berseliweran tetapi hanya lewat dan setiap kali hendak mulai menuliskannya, tiba-tiba saja ajakan untuk membaca disertasi lebih kuat. Jadi, tulisan tinggal judul saja🙂

Beberapa waktu lalu saya menjadi penerjemah dalam sebuah kuliah tentang memahami karakteristik orang Jepang. Salah satu yang menarik dalam bahasan tersebut adalah bahwa orang Jepang mempunyai dua konsep tentang orang di sekitarnya, yaitu uchi gawa dan soto gawa. Grup pertama adalah keluarga, teman dekat, dan grup yang kedua adalah orang di luar itu. Kami sebagai orang asing di Jepang adalah termasuk dalam kategori soto gawa.

Terhadap kelompok uchi gawa orang Jepang akan berbicara blak-blakan, tetapi terhadap kelompok soto gawa mereka akan berbicara sedikit dan hati-hati. Lalu bagaimana agar kita bisa menjadi bagian dari uchi gawa? Ya, gampang saja, menjadilah teman mereka atau bagian dari keluarga mereka🙂

Ini tidak penting. Yang penting adalah apa yang menarik bagi orang Jepang untuk diobrolkan dengan orang-orang dalam kategori soto gawa. Dalam percakapan dan pertemuan pertama dengan kelompok soto gawa, orang Jepang pantang menanyakan atau membicarakan masalah privacy. Jadi, jangan tanya masalah umur, keluarga, sudah menikah atau belum, anaknya berapa, pekerjaannya apa, perusahaannya di mana, apalagi gajinya berapa🙂 Jika itu ditanyakan, saya jamin mereka akan tersipu-sipu dan tidak akan menjawab.

Lalu apa yang harus diobrolkan ? Obrolan menarik bagi orang Jepang adalah obrolan basa basi. Topik yang paling digemari adalah masalah cuaca hari ini. Misalnya, “kyou wa atsui desu ne ” (hari ini panas ya) atau “kyou wa ii tenki desu ne” (hari ini cerah ya). Topik lain adalah masalah kesehatan dan makanan sehat, atau acara TV yang menarik.

Bagi saya saat pertama kali datang ke Jepang, obrolan seperti itu benar-benar membosankan. Sebab kita ingin tahu banyak tentang Jepang, sementara lawan bicara kita hanya berbicara seputar cuaca. Tetapi ada satu hal yang menurut saya orang Jepang akan sangat tertarik, yaitu pertanyaan mengenai hal-hal yang aneh. Misalnya, kenapa orang Jepang kalau naik eskalator selalu menepi ke kiri atau ke kanan (ke salah satu sisi), dan tidak berdiri di tengah? Atau kenapa shrine umumnya beratap hijau dan temple didominasi warna coklat (pertanyaan seperti ini cukup sulit bagi beberapa orang Jepang, dan hanya orang tua yang bisa menjawab :-)) Atau kenapa orang Jepang gemar berbaju warna gelap ? Kenapa sepeda, mobil, motor jarang membunyikan klakson? kenapa orang Jepang lebih mencintai anjing daripada sanak saudara ? (yang terakhir ini akan membuat terbelalak penyayang anjing-lebih baik jangan ditanyakan).

Demikianlah, saya menemukan keasyikan tersendiri membuat pertanyaan-pertanyaan aneh kepada orang Jepang yang baru saya kenal ataupun sudah lama saya kenal. Tetapi barangkali saya sudah keranjingan dengan cuaca sebagaimana layaknya orang Jepang, sebab saya tidak pernah absen mengecek ramalan cuaca yang disiarkan berulang-ulang di TV, dan juga acara kesehatan yang disampaikan dengan menarik di layar-layar TV🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: