murniramli

Tidak ada istilah pensiun dan tua bagi yang suka bekerja

In Serba-Serbi Jepang on November 29, 2010 at 6:00 pm

Jika anda pensiun apakah anda memilih berhenti bekerja dan hidup santai dengan keluarga dan cucu-cucu ? Atau anda memilih untuk terus bekerja ? Saya tampaknya termasuk golongan yang kedua. Barangkali karena saya terlahir sebagai orang yang menggemari pertanian, maka bagi petani tidak ada kata “tua” untuk berhenti bekerja, bahkan kami tidak mengenal istilah “pensiun”.

Beberapa bulan yang lalu, saya menonton sebuah acara menarik di salah satu channel TV, dan seperti biasa jika saya tidak sempat menuliskannya dalam blog, maka ide pokok tulisan akan saya simpan dulu untuk dilanjutkan kemudian.

Hari iitu saya berdecak kagum pada episode hidup Bapak Suzuki Kiyomi, bos perusahaan Nova Energy yang ada di Hyogo prefecture, Jepang.Beliau pensiunan sebuah perusahaan mesin. Saat pensiun beliau mendirikan perusahaan dengan tenaga kerja hanya 5 orang yang menariknya adalah kesemuanya adalah pensiunan berusia di atas 65 tahun. Pada awal usaha, kelima pegawai tidak digaji normal sebab mereka belum berhasil menciptakan produk yang dapat dipasarkan.

Berlima mereka merencanakan membuat baling-baling kapal penangkap ikan tuna yang lebih efektif. Baling-baling yang biasa dipakai adalah baling-baling/propeller dengan putaran satu arah seperti gerakan berputar kipas angin, dan terpasang fixed di badan kapal. Dengan kemampuan gerakan dan terpasang seperti itu, baling-baling sering rusak dan tidak bekerja pada saat gelombang besar. Proyek Pak Suzuki adalah menciptakan baling-baling yang dapat menghasilkan energi lebih besar, yang dapat dipakai untuk menggerakkan generator.

Produk Pak Suzuki adalah seperti berikut ini :

Foto : http://www.azocleantech.com/details.asp?newsID=12193

Foto : http://www.kippo.or.jp/e/news/kipponews_detail_605.html

Dengan konstruksi propeller seperti di atas, gerakan baling-baling tidak lagi satu arah saja, tetapi baling-baling berputar ke semua arah. Yang lebih menarik lagi baling-baling Pak Suzuki terpasang unfixed, sebuah ide brilian yang memungkinkan baling-baling terus berputar mengikuti pergerakan gelombang dari arah manapun. Keuntungan terbesar yang diperoleh dengan pemakaian baling-baling ini adalah sumber energi air yang besar untuk menggerakkan generator pembangkit listrik. Baling-baling inilah yang kemudian dipasang di bawah jembatan di Odaiba dan beberapa tempat lain yang membutuhkan penerangan listrik.

Pak Suzuki yang semula tidak mendapatkan dana untuk meneruskan kegiatannya, akhirnya berhasil mendapatkan kucuran dana dari pemerintah Jepang dan produk baling-baling NOVA energy mendapat pengakuan dunia sebagai sebuah inovasi teknologi yang menjadi andalan dalam proyek renewable energy.

Menyaksikan tontonan seperti ini menimbulkan sebuah semangat baru bahwa seseorang yang mencintai pekerjaan dan ketekunan mengerjakan sesuatu tidak mengenal kata pensiun dalam bekerja dan tidak ada kata “tua” dalam berkarya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: