murniramli

Archive for Agustus, 2011|Monthly archive page

Memudahkan urusan orang lain

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:29 am

Barangkali sama dengan perumahan yang lainnya, di lingkungan kompleks kami tinggal setiap tahunnya pada bulan ramadhan, pasti banyak muslim yang memabgi-bagikan zakat mal dan zakat fithrahnya. Ramadhan menjadi bulan amal. Setiap muslim lebih memilih bulan ini sebagai waktu untuk beramal ketimbang bulan-bulan lainnya.

Lanjutkan membaca di sini.

Iklan

Bulan

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:28 am

Ketika ramadhan menginjak hari kelima belas, sempatkah Anda menengok bulan di atas sana? Saya ingat memandangnya lama ketika bentuknya bulat penuh hari itu. Lalu, selanjutnya bentuknya semakin melonjong dan gepeng, dan akhirnya semakin mengurus membentuk sabit pada hari-hari belakangan ini.

Lanjutkan membaca di sini.

Penyembah hp

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:26 am

Alangkah mirisnya manusia jaman sekarang, yang lebih mencintai hp (handphone) daripada Allah. Yang lebih sering mengingat hp-nya daripada Dzat yang semestinya selalu diingat. Yang lebih merasa sangat menderita tatkala hp-nya hilang, ketimbang ditinggal dan dilupakan oleh Allah.

Lanjutkan membaca di sini.

Mengapa Ibunda dan Ayahanda tidak sholat?

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:25 am

Dengan kondisi Islami yang terlihat di mana-mana, rasanya agak mengherankan jika masih ada orang muslim yang tidak sholat. Tetapi pada kenyataannya, MASIH BANYAK muslim yang tidak sholat di negeri ini !

Lanjutkan membaca di sini.

Tukang Becak

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:24 am

Saya ingin mengucapkan permohonan maaf sebesarnya kepada teman-teman yang sering berkunjung ke blog untuk membaca renungan ramadhan yang saya tulis, karena sejak beberapa hari lalu, banyak kesibukan yang menyita waktu. Tetapi selalu muncul dalam ingatan tentang “kewajiban” menulis renungan di tengah-tengah kegiatan padat setiap hari.

Lanjutkan membaca di sini.

Rendah hati dalam belajar

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:23 am

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa semakin banyak belajar maka semakin banyak lupa. Antara setuju dan tidak setuju, sebab ada juga benarnya. Namun jika ini dijadikan dalih untuk tidak belajar, maka ini salah besar. Kadang-kadang pula manusia tidak mau belajar karena merasa dirinya sudah pandai. Padahal tidak ada manusia yang benar-benar pandai di dunia ini.

Lanjutkan membaca di sini.

Masih disayang Allah

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:21 am

Pernahkah kita memikirkan untuk sesekali berbuat kejahatan? Barangkali hanya orang yang kurang kerjaan saja yang akan melakukan hal itu. Tetapi kadang-kadang seseorang berada dalam dilema yang pada akhirnya mengantarkannya pada perbuatan dosa.

Lanjutkan membaca di sini.

Belajar sepanjang hayat

In Berislam, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:20 am

Setiap pagi saya mengikuti pengajian shorogan di masjid Payung Asri. Kegiatan ini mengingatkan saya pada kegiatan shorogan yang pernah saya lakukan di Nagoya. Kelompok shorogan kami berlangsung dari rumah ke rumah.Setelah beberapa bulan berjalan, saya terpaksa harus menghentikannya karena tanah air memanggil.

Lanjutkan membaca di sini.

Menghamburkan harta di bulan Ramadhan

In Berislam, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:19 am

Datanglah ke mal-mal, department store pada bulan ramadhan, maka akan terlihat “kegilaan” kaum muslimin membelanjakan hartanya. Kegilaan tersebut akan bertambah-tambah menjelang hari terakhir ramadhan.

Kebiasaan memberikan parcel lebaran adalah tindakan baik jika diiringi keikhlasan. Namun bukan sebuah kebaikan jika untuk keperluan itu, muslim menghabiskan waktunya dan meninggalkan kewajiban sholat tarawih. Pantas saja, barisan sholat di masjid berkurang. Takmir masjid tak perlu lagi menyiapkan tikar tambahan di pelataran masjid, karena jamaah tertampung di dalam masjid bahkan masih ada tempat yang lowong di dalamnya.

Lanjutkan membaca di sini.

Andaikan semuanya berzakat….

In Berislam, Ramadhan, Renungan on Agustus 29, 2011 at 6:17 am

Banyak orang kaya muslim di negeri ini, namun mengapa tak kunjung habis kemiskinan di tanah air? Mengapa tidak dapat menyamai kondisi rakyat Umar bin Abdul Aziz yang terbebaskan dari kefakiran karena zakat meruah di seluruh negeri dan kemakmuran tercapai sehingga tak ada lagi yang mau menerima zakat?

Lanjutkan membaca di sini.