murniramli

PR sebelum pergi

In Pendidikan Indonesia, Pendidikan Tinggi, Penelitian Pendidikan on Februari 3, 2012 at 3:57 pm

Saya tidak ingin meninggalkan PR yang belum terselesaikan. Hari-hari belakangan ini rasanya lelah sekali, dan masih ada dua-tiga PR yang belum saya selesaikan. Dua PR besar membuat saya tidak tidur beberapa hari ini, menyelesaikan Hanbook IO dan menyelesaikan editing versi cetak Jurnal CL.

Pekerjaan menyusun handbook IO adalah sebuah tantangan dan sekaligus media belajar. Kalau tidak karena tugas ini, maka saya tidak mungkin belajar dan dapat menggunakan software design grafis. Saya ingat, saya pun belajar teknik membuat film untuk pertama kalinya dan menjadi pembuat film amatir saat pembuatan CD pembelajaran Internalisasi Diponegoro. Dengan keberhasilan itu, saya berkesimpulan bahwa segala kesempatan, segala pekerjaan harus dihadapi dengan kesungguhan karena itu adalah tempat belajar dan menempa diri.

Handbook masih perlu perbaikan memang, tetapi saya merasa harus beralih sebentar membereskan pekerjaan lain yang terbengkalai, editing Jurnal CL. Hari ini alhamdulillah selesai, dan tinggal membawanya ke percetakan. Sebenarnya editing mudah dilakukan jika hanya mengatur format saja. Permasalahannya menjadi sangat berat, ketika editing meliputi pekerjaan mengedit bahasa dan ejaan. Pekerjaan editing jurnal sebenarnya sudah sering saya lakukan ketika masih kuliah di Jepang, dan masih cukup ingat rambu-rambu EYD serta tata bahasa yang baku. Namun, kali ini cukup berat karena banyak sekali pelanggaran penulisan berdasarkan EYD. Alhasil, saya perlu lembur dan membaca satu artikel dua kali, itu pun kadang-kadang disambi dengan mengerjakan pekerjaan lain. Saya menyarankan agar ke depan, ada tenaga dosen muda yang diminta untuk menangani ini. Saya yakin, pembiasaan dan berani memberi kepercayaan kepada dosen muda akan mendatangkan keuntungan dan kemajuan. Dosen-dosen senior mengeluhkan dan beberapa menyerah untuk tugas editing. Sebenarnya saya bukan editor Jurnal CL. Karena merasa prihatin saja, Jurnal tidak terbit-terbit, maka saya menyodorkan tangan untuk mengerjakannya. Saya tidak mengerjakannya sendiri. Beberapa pekerjaan di luar editing, misalnya design dilakukan oleh mahasiswa, dan indexing dilakukan oleh teman dosen senior. Kerjasama lebih mempermudah semuanya, dan kebetulan sekali orang-orang yang bekerjasama rela duduk berjam-jam, dan bolak-balik menghadapi komputer🙂

Mengerjakan Handbook dan Jurnal Ilmiah sama saja. Keduanya membutuhkan waktu dan ketekunan. Untuk membereskan kedua PR itu, saya mensetting harian saya agak berbeda. Pagi-pagi siap berangkat ke kampus, dan mampir ke kantor IO untuk mengerjakan hanbook, dan siangnya berangkat ke PSA untuk membereskan jurnal. Kadang-kadang saya balik, pagi-pagi di PSA, dan sore hingga malam di IO. Pekerjaan yang tidak tuntas saya bawa pulang ke rumah. Saya memulai lagi ritme hidup seperti dulu, tidur pukul 02.00 pagi dan bangun pk.04.30 atau kadang-kadang bablas sampai jam 05.00. Pantes saja saya sering sekali mengantuk di dalam angkot🙂

Sekarang masih ada tiga PR yang belum terselesaikan. Pertama, memasukkan data kuesioner PKB dan mengolahnya. Untuk memasukkan data kuesioner, saya sudah angkat tangan, dan berencana akan meminta bantuan 3-4 orang mahasiswa. Tetapi kegiatan pengolahan data, analisa, dan juga penyusunannya dalam bentuk buku dan artikel harus dilakukan oleh peneliti, dan ini kemungkinan akan sangat menyita waktu, dan yang pasti tidak akan bisa saya kerjakan sendiri. Karena ini membutuhkan pemikiran dan ketajaman analisa, maka saya kira saya harus meminta bantuan para pakarnya.

PR kedua adalah menyusun buku SN-PKB yang sudah diselenggarakan di tiga daerah tahun lalu. Ini juga mungkin sederhana jika hanya mengkompilasi makalah, tetapi menjadi sangat berat, ketika perlu proses review dan editing. Saya harus berkejaran dengan waktu, dan pandai-pandai menyiasati waktu, mengenyampingkan hal-hal yang mubazir dan buang energi, karena waktu saya tinggal sedikit. Kalau ternyata waktu tidak memungkinkan lagi, maka apalah daya saya.

PR ketiga adalah menyusun konsep dan model sekolah berbasis riset yang akan ditawarkan dalam bentuk kejasama dengan DIKNAS dan PGRI. Ini juga berat dan membutuhkan kejernihan berpikir. Jika ini bisa terselesaikan, maka ini adalah PR terakhir saya di fakultas. Tetapi saya sangat waku-waku (bersemangat) mengerjakan ini, sebab ini adalah impian saya sejak masih kuliah S3. Minggu lalu, kami sudah bertemu dengan pimpinan PGRI dan mendapat sambutan baik. Pagi ini, kami bertemu dengan DIKNAS, dan alhamdulillah juga mendapat sambutan sangat baik. Sambutan dan dukungan seperti ini yang sangat kami perlukan agar kiprah kami senantiasa diiringi semangat. Sekalipun banyak konflik internal kampus, kami mencoba mengenyampingkannya dan bersikap profesional, mengerjakan apa yang sudah menjadi tanggung jawab kami.

Sebenarnya, teman-teman dosen mengingatkan bahwa masih banyak PR lain yang belum diselesaikan, tetapi saya kebingungan memikirkannya. Jadi, saya minta agar satu-satu dikerjakan dari yang paling bisa dan mungkin. Kalau pada akhirnya nanti saya harus pergi, maka mudah-mudahan penuntasan PR bisa dilanjutkan oleh teman-teman.

Besok adalah hari libur, dan biasanya saya akan melakukan pekerjaan yang saya senangi, menulis buku dan blog. Minggu lalu, buku yang sudah lama direncanakan akan terbit, telah direview oleh seorang professor di UPI. Saya sangat berterima kasih atas kerelaan beliau membaca buku saya setebal  177 hal A4 tersebut. Beliau pasti telah menghabiskan waktu untuk mereview dan memberikan komentar yang sangat berarti. Semoga Allah membalas jasa baiknya. Amin. Adapun menulis di blog, kadang-kadang saya pikir adalah candu. Kalau sudah ada ide di kepala, saya tidak bisa menyetop jari saya untuk mengetik.

PR-PR di atas ada beberapa yang memang saya adakan, ada juga yang diadakan/dibuat orang lain.Ternyata, membuat PR itu gampang…tetapi menyelesaikannya sungguh sulit😦

  1. kalau obrolan kita PR bukan yaaa .. ditunggu kabar baiknya !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: