murniramli

Menelusuri Silsilah

In Serba-serbi Indonesia on Agustus 10, 2012 at 1:23 am

Tulisan di blog terakhir yang saya buat tercatat pada tanggal 21 Juni 2012, setelah itu saya ditelan kesibukan yang teramat sangat dan juga kemalasan menulis :-) Sejak pulang dari Karimunjawa, saya menyibukkan diri dengan menyiapkan perkuliahan, seminar, dan merampungkan naskah buku. Dan sekaligus pergi ke Solo, mengisi workshop dan melanjutkan penelitian di sana. 

Lalu, sekitar dua minggu lalu, dari tanggal 26 Juli hingga kemarin, 8 Agustus, saya pulang ke tanah leluhur di Bone. Pulang kampung kali ini tidak sekedar pulang kampung. Sudah hampir 5 tahunan barangkali saya tidak menginjakkan kaki ke tanah kelahiran. Dan tidak seperti biasanya, kepulangan kali ini tidak sekedar kangen-kangenan, tetapi juga dalam rangka penelusuran silsilah keluarga, dan sekaligus penelitian. Untuk kegiatan terakhir, saya ditemani seorang professor dari Jepang. Maka, jadilah waktu yang dua minggu terasa singkat dan kurang mencukupi.

Penelusuran silsilah saya mulai dari keluarga ayah yang kelahiran Lamuru. Hanya sedikit dari keluarga ayah yang mengetahui silsilah kami, dan dari adik ayah yang tinggal di Makassar saya mendapatkan beberapa nama yang katanya ada hubungan dengan kakek moyang kami. Kakek ternyata berasal dari Salomekko Kajuara, bernama La Baco (Di kuburannya tertera nama Baco A. Cingke, menurut paman, A adalah singkatan dari Andi, tetapi ada kesepakatan petinggi Lamuru pada waktu itu untuk tidak menggunakan gelar Andi, dan semua keturunannya diminta merendahkan diri sebagai rakyat biasa). Ayahnya bernama La Cingke dan ibunya bernama Catenge. Dari jalur ayah, La Cingke adalah anak dari Andi Patuppui Petta Mabettae yang menikah dengan Andi Cinnong. Sedangkan Andi Patuppui adalah anak dari Andi Bandu Petta Gessa dan Andi Aminah. Sedangkan dari jalur ibu, Catenge adalah anak dari Badi yang istrinya tidak diketahui namanya. Kakek La Baco menikah dengan nenek yang bernama Siti Saniah. Karena rambutnya putih, maka kami sering memanggilnya “Nenek Pute”. Adapun dari garis nenek, diketahui bahwa ayahnya bernama Lando dan ibunya bernama I Dambe. I Dambe adalah anak dari La Sahaka dan Matahari. Sementara La Sahaka, katanya masih keturunan dari Datu Cella yang merupakan datu di Lamuru pada masa lampau.

Dari jalur mamak yang kelahiran Walenreng, saya ketahui bahwa nenek bernama Callaila dan kakek bernama Hamzah Dg Patanga. Adapun ayah dari Hamzah adalah Sufu dan ibunya bernama Tijah. Sufu adalah anak dari Puang Cholli yang merupakan keturunan dari Petta Walenreng yang berkuasa di Walenreng. Lato Sufu (lato = kakek) memiliki saudara, yaitu Lato Safiana. Sedangkan dari jalur nenek, Callaila, ayahnya bernama Lato Tipu dan ibunya bernama Aming. Kalau jalur kakek berasal dari Walenreng/Taddagae, maka jalur nenek berasal dari Panyula.

Silsilah yang ke bawah lebih banyak dan bercabang-cabang, tetapi dengan mengetahuinya saya menjadi kenal dengan saudara sekerabat yang tersebar di seluruh nusantara. Banyak yang tinggal di Kalimantan, dan tentu saja sebagian besar berkumpul di daerah Bone dan sekitarnya. Masih banyak saudara yang barangkali sekakek atau sebuyut dengan saya tetapi belum terdeteksi. Barangkali juga ada yang membaca blog ini, dan ternyata kita adalah sekerabat.

Menelusuri silsilah ternyata cukup rumit bagi saya. Selain karena nara sumber yang sudah banyak lupa juga karena cerita berkembang dari mulut ke mulut, dan naskah tertulis (terutama dari jalur bapak) dilalap api akibat kebakaran yang menimpa rumah nenek di Lappariaja beberapa tahun lalu. Sementara dari jalur mamak, naskah tertulis tidak ada.

Bagi orang Bugis, mengenal nenek moyang dan silsilah sangat penting, agar dapatlah seseorang berbuat kebaikan dan mengharumkan nama orang tuanya, serta tidak melakukan tindakan dan perbuatan tercela yang akan “menguburkan” dirinya dan keluarganya seumur hidup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: