murniramli

Membangun Jamaah Sholat

In Berislam, Islamologi, Ramadhan, Renungan on Agustus 20, 2012 at 10:28 am

Kalau tak ada yang mengoreksi, maka akan selamanya jamaah sholat di masjid-masjid akan kacau, tidak rapih dan tentu saja sholatnya tidak sah.

Ada beberapa aturan dalam membentuk barisan dalam jamaah.

1. Orang yang pertama kali datang, maka hendaknya dia berdiri di tengah

2. Orang yang datang sesudahnya hendaknya berdiri di sebelah kanan orang yang pertama

3. Orang yang datang sesudah yang kedua hendaklah berdiri di sebelah kiri orang yang pertama

4. Orang yang datang sesudahnya, selanjutnya mengisi di sebelah kanan dan kiri, begitu seterusnya hingga tepi

5. Selebar apapun sajadah, posisi berdiri harus berdekatan. Kaki atau bahu menempel

6. Jika pada saat sholat berlangsung, dan ada yang datang, lalu tidak ada lagi tempat untuknya di barisan yang sudah terbentuk, maka hendaklah dia menarik seseorang di depannya, untuk menemaninya membentuk barisan baru. Orang yang ditarik harus mau mundur untuk membantu saudaranya mensahkan sholatnya.

7. Lalu, dalam kasus nomor 6, posisi yang kosong harus diisi. Orang yang ada di sebelah kanan bergeser ke kiri, begitu pula orang yang ada di kanannya, hingga tak ada kekosongan dalam barisan

Demikianlah barisan jamaah sholat dibangun.

Jika datang untuk menunaikan sholat ke masjid, dalam kondisi tidak ada jamaah, maka seseorang harus :

1. Berdiri menempel di dinding sebelah kanan ketika dia menunaikan sholat sunnah, agar tak ada orang yang datang mengikutinya sholat. Kalau dia berdiri di tengah, atau menempel di dinding sebelah kiri, maka orang akan menduganya sedang menunaikan sholat wajib

2. Orang yang datang belakangan dan melihat ada seorang yang tengah menunaikan sholat, dan posisi berdirinya di tengah, maka niatkanlah sholat berjamaah, tepuklah pundaknya sebagai penanda Anda menjadi makmum

Demikianlah yang perlu diketahui oleh orang-orang yang ingin menegakkan sholat berjamaah dengan sebaiknya mengikuti syariahnya.

Renungan keduapuluh satu

  1. Saya tidak pernah mendapati seorang Muslimah begitu perhatian dengan jamaah sholat seperti ibu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: