murniramli

Sebelum Tertidur

In Berislam, Ramadhan, Renungan on Agustus 20, 2012 at 9:25 am

Apa yang sering Anda lakukan sebelum tidur atau tertidur?

Orang yang kesulitan tidur atau mengalami gangguan tidur, umumnya memiliki banyak teknik supaya segera terlelap. Ada yang minum susu sebelum tidur, ada juga yang mandi, menggosok gigi, atau membaca buku. Orang-orang yang bekerja berat, buruh, pekerja tambang, petani, dan nelayan umumnya bisa tidur nyenyak. Tetapi orang-orang yang memiliki pekerjaan elit di kantor, seperti pegawai negeri, businessman, dosen, peneliti, umumnya tidak gampang tidur. Entah karena memikirkan pekerjaan esoknya, atau kredit yang belum dilunasi.

Supaya gampang tertidur, maka manusia dianjurkan untuk mengisi siang harinya dengan bekerja. Orang yang tidak bekerja, pengangguran yang suka nongkrong di pos ronda, umumnya tidur pada saat orang bekerja, dan melek ketika orang lain tidur.

Apapun pekerjaannya, sebelum berangkat tidur di malam hari ada kebiasaan Rasulullah SAW yang patut kita contoh. Beliau menuju tempat tidur selepas menunaikan sholat tahajud dan witir, karenanya masih ada air wudhu pada diri beliau. Membaca QS Al-Ikhlas, AL-Falaq dan An-Nas, sebagaimana hadits berikut :

Melalui perkhabaran Aishah RA yang diriwayatkan oleh Ahmad, al-Bukhari, Abu Daud, at-Tirmizi, an-Nasai (didalam ‘Amal al-Yaum Wa al-Lailah), Ibnu Majah.


أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ (ص) كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيْهِمَا فَقَرَأَ فِيْهِمَا (قل هو الله أحد) وَ (قل أعوذ برب الفلق) وَ (قل أعوذ برب الناس) ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

Artinya: Sesungguhnya Rasulullah SAW apabila masuk tidur setiap malam Baginda menghimpun dua tapak tangannya kemudian menghembus pada kedua-duanya, maka dibaca pada kedua-dua tapak tangan tersebut Surah al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naa-s. Kemudian Baginda menyapu dengan kedua-dua tapak tangan tersebut apa yang dapat disapu dari badannya bermula dari atas kepala, muka dan depan dari badannya. Baginda melakukan demikian tiga kali (yakni hembus pada dua tapak tangan, baca tiga surah tersebut dan sapu pada badan).

Beliau juga dikabarkan membaca ayat kursy:

Berdasarkan kisah Abu Hurairah RA yang dibenarkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dimana syaitan mengajarnya keutamaan Ayat al-Kursi yang dibaca sebelum tidur:


إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ اْلكُرْسِيِّ , لَنْ يَزَالَ مَعَكَ مِنَ اللهِ حَافِظٌ , وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ, فَقَالَ النَّبِيُّ (ص): صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوْبٌ , ذَاكَ شَيْطَانٌ

Artinya: Apabila kamu masuk tidur maka bacalah Ayat al-Kursi, akan sentiasa bersama kamu pemeliharaan dari Allah dan syaitan tidak akan menghampiri kamu hingga ke subuh. Maka bersabda Nabi Muhammad SAW: Apa yang ia beritahu kamu adalah benar dan dia adalah pembohong, itu adalah syaitan.

Agar nyenyak dan tak diganggu oleh makhluk yang bermaksud buruk, maka hendaklah amalan-amalan tersebut dikerjakan. Karena pekerjaan dan aktivitas tersebut bukan pekerjaan yang berat, hanya perlu niat dan keikhlasan.

Renungan kedelapan belas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: