murniramli

Tidur dan Ide Baru

In Belajar Kepada Alam, Pendidikan Indonesia, Serba-serbi Indonesia on November 25, 2012 at 10:56 pm

Apakah Anda termasuk orang yang menghargai kebutuhan tubuh untuk tidur atau tidak? Dan meyakini bahwa tidur bermanfaat bagi kehidupan Anda? Kalau ya, berarti Anda adalah orang yang berbahagia.

Saya kira orang yang termasuk dalam kategori di atas adalah para petani, tukang batu, buruh bangunan, dan beberapa pekerja keras lainnya, termasuk ibu rumah tangga. Dan kebahagiaan karena bisa tidur dengan nyenyak bukan milik para dosen, guru, ataupun pekerja kantoran yang senantiasa dikejar deadline.

Saya termasuk yang tidak berbahagia, karena selalu kesulitan tidur. Atau lebih tepatnya, sebenarnya mengantuk, tetapi terpaksa harus melek untuk menuntaskan pekerjaan. Karena load kerja ini, maka saya mengubah pola tidur saya, yaitu tidur lebih awal. Biasanya setelah makan malam dan selesai ibadah sholat, saya tidur sekitar jam 8 malam, dan akan bangun jam 01.00 pagi. Kalau sudah berwudhu dan sholat malam, maka insya Allah saya bisa bertahan sampai pagi menyelesaikan semua tugas.

Yang paling menyulitkan adalah apabila rasa kantuk menyerang di siang hari atau ketika tubuh benar-benar letih, sehingga tidak bisa bertahan ketika bekerja tengah malam menjelang subuh. Kalau sedang berada di tempat kerja, alhasil tidak bisa take a nap sejenak karena di kampus tidak ada tempat tidur atau sofa untuk meluruskan badan🙂  Tetapi karena saya banyak menghabiskan waktu di jalan, maka saya harus pandai-pandai mengatur waktu dalam perjalanan untuk tidur, membaca, atau menuntaskan pekerjaan kantor.

Tidur bagi saya pribadi tidak sekedar mengistirahatkan badan, tetapi yang lebih penting adalah menemukan ide baru. Ketika sedang menyusun bahan perkuliahan misalnya,kadnag-kadang  isinya menjadi sangat monoton, bahkan saya pun malas membacanya ulang, apalagi mengajarkannya. Atau ketika sedang membuat tugas-tugas untuk mahasiswa, saya sering mengalami stagnansi. Dan itu semua bisa diatasi dengan satu kata, TIDUR.

Kalau dulu, saya sering memaksakan diri melek menuntaskan pekerjaan, tetapi sekarang-barangkali karena usia juga-saya memilih tidur nyeyak. Dalam salah satu literatur tentang tidur dan metabolisme tubuh di sini, atau di sini juga ada, dijelaskan bahwa manusia akan menikmati  tidur jika berhasil melewati 4 tahapan Non Rapid Eye Movement (NREM), atau dengan kata lain kalau sampai tertidur pulas. Proses NREM 4 tahap akan berlangsung 3 sampai 5 kali dalam waktu masing-masing 90 sampai 110 menit. Jadi, kalau begitu, waktu tidur kita minimal 4,5 jam. Ciri dari tidur pulas, kita susah dibangunkan karena sudah tidak sadar apa yang berlangsung di sekitar, dan di dalam otak, hanya terangkai gambar-gambar, kepingan memori yang tidak beraturan, yang biasanya berbentuk mimpi. Ketika dalam kondisi NREM, semua organ tubuh sedang dipulihkan, sehingga pada saat ini selesai, atau kita memasuki situasi REM, maka yang terjadi adalah semua organ dan tubuh secara keseluruhan menjadi segar.

Saya tidak tahu proses apa yang terjadi sehingga setiap kali bangun tidur, minum air putih, sikat gigi, dan sholat, maka ide-ide brilian akan lahir dari kepala saya. Tetapi secara logika, proses dalam NREM yang memulihkan semua organ yang keletihan adalah salah satu faktornya. Oleh karena kejadian “penemuan ide” ini selalu berlangsung seperti itu, maka ketika tubuh lelah, saya lebih memilih untuk tidur.

Seperti pernah saya tulis di blog ini, seharusnya di kantor-kantor, sekolah, dan tempat bekerja lainnya, ada masa istirahat tidur (take a nap) walaupun hanya sebentar (15 -20 min) di siang hari, agar pekerja, siswa, mahasiswa, guru, dosen selalu bekerja dengan ide-ide baru dan fresh🙂

 

  1. Saya setuju dengan Mba Murni tentang adanya tempat untuk take a nap, alhamdulillah di kantor ada kursi agak panjang yang bisa dijadiin kasur kalau siang, hehe.

    Hidup bocii~ *bobok ciang

    Salam kenal,

    Lilis ~yang pengen juga nimba ilmu ke Jepang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: