murniramli

Archive for the ‘PAUD’ Category

Mendidik Anak Secara Alami

In Belajar Kepada Alam, PAUD, Pembelajaran, Pendidikan Dasar, Taman Kanak-Kanak on Februari 1, 2015 at 4:19 am

Di penghujung bulan Januari 2015, saya mendapatkan undangan untuk menjadi narasumber pada Kegiatan Parent Gathering Level 2 di SDII Abidin. Panitia meminta saya untuk menyampaikan tema Mendidik Kemandirian Anak. Saya tidak tahu alasan pemilihan tema tersebut, tetapi beberapa waktu yang lalu saya pernah menyampaikan pada pertemuan guru tentang salah satu konsep pendidikan di Jepang adalah melatih kemandirian anak. Barangkali ada hubungannya dengan apa yang saya sampaikan tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Permainan dan Pembelajaran di PAUD-Makalah

In Makalah, PAUD, Pendidikan Jepang, Pendidikan pra sekolah, Taman Kanak-Kanak on Januari 12, 2015 at 1:17 am

MENGEMBANGKAN PERMAINAN DAN PEMBELAJARAN CALISTUNG INTERAKTIF BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK ANAK USIA DINI

Dr. Ed. Murni Ramli
Pusat Studi Jepang LPPM UNS
Makalah disampaikan pada Workshop Aktivitas dan Permainan untuk Meningkatkan Kecerdasan AUD, di Gedung IPHI Bendosari Sukoharjo, 22 September 2014

 

Pendahuluan

Bermain adalah kegiatan utama yang dijalani anak-anak usia dini setiap hari. Segala bentuk aktivitas yang dikerjakannya sejak mereka bangun hingga tidur kembali pada dasarnya adalah kegiatan bermain. Sekalipun kegiatan tersebut berupa aktivitas “pekerjaan”, misalnya toileting, makan, membersihkan diri, anak masih menganggapnya bukan tugas rutin, tetapi salah satu bentuk bermain. Baca entri selengkapnya »

Prinsip Pendidikan Anak Usia Dini di Jepang-Makalah

In PAUD, Pendidikan pra sekolah, Penelitian Pendidikan, Taman Kanak-Kanak on Januari 12, 2015 at 1:11 am

PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI JEPANG[1]

Murni Ramli
Pusat Studi Jepang LPPM UNS
Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

E-mail : mramlim04@fkip.uns.ac.id

  1. Pendahuluan

Jepang tercatat sebagai salah satu negara Asia Timur yang disegani oleh negara-negara barat sejak awal tahun 60-an. Rasa kagum tersebut muncul setelah negara ini mampu menunjukkan posisinya sebagai the most leading country in economy and technology, yang dicapai bermula dari inovasi kereta tercepat dunia, shinkansen. Kemajuan tersebut tidak saja dicapai berkat kedisiplinan dan keuletan orang Jepang, tetapi yang utama adalah bagaimana pelatihan fisik dan nilai-nilai bushido (kode etik samurai) mendasari penyelenggaraan pendidikan di sekolah-sekolah informal (terakoya), dan pada akhirnya juga sekolah formal (pasca restorasi Meiji tahun 1868). Baca entri selengkapnya »

Jangan Takut Mengubah Lay Out Ruang Kelas

In PAUD, Pembelajaran, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Jepang, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi on Januari 11, 2015 at 11:00 pm

Bagaimana lay out ruang kelas Anda? Apakah posisinya sama dengan waktu Anda bersekolah dulu? Yaitu, meja guru di pojok kiri atau kanan, lalu bangku-bangku siswa berjejer lurus ke belakang di hadapan meja guru?
Baca entri selengkapnya »

Melek Aksara

In PAUD, Pendidikan Indonesia, Penelitian Pendidikan, Serba-serbi Indonesia on September 10, 2012 at 3:09 am

Ketika disertasi selesai saya tuliskan dalam bahasa Jepang, academic advisor saya di Nagoya Univ, berkata, “Bukankah ini sebuah kebahagiaan, dari tak bisa membaca dan menulis huruf Jepang ketika pertama kali saya menjumpai Murni san, hingga sekarang Anda bisa menuliskannya dalam kalimat-kalimat ilmiah sebagaimana orang Jepang biasa melakukannya?” Baca entri selengkapnya »

Penggiat Pendidikan di Pulau Parang

In Administrasi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Manajemen Sekolah, PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Islam, Pendidikan Menengah, Pendidikan pra sekolah, Penelitian Pendidikan on Juni 21, 2012 at 1:56 am

Dalam rangkaian penelitian ke Kecamatan Karimunjawa, saya juga berkunjung ke Pulau Parang, salah satu anak pulau dalam Kepulauan Karimunjawa. Dinamakan Pulau Parang, karena dari kejauhan bentuknya memang seperti Parang. Tidak diketahui siapa yang memberinya nama pertama kali. Dari kejauhan ada dua bagian yang menandakan pulau ini seperti parang, yaitu bagian kecil yang menandakan pegangan parang, dan bagian panjang yang merupakan bilah parangnya. Baca entri selengkapnya »

Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak

In PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Islam, Pendidikan pra sekolah, Penelitian Pendidikan, Taman Kanak-Kanak on April 22, 2012 at 10:41 am

“Anak-anak ke toilet tanpa minta ijin”, “anak-anak keluar masuk kelas tanpa ijin guru”, “anak-anak bertanya dengan cara menyeletuk”, dll. Banyak keluhan yang menjadi masalah guru SD yang dilist oleh teman-teman guru di salah satu SD Islam di Semarang yang sering saya kunjungi. Intinya, para guru sedang berhadapan dengan masalah karakter atau etika siswa SD yang tampaknya perlu diperbaiki. Baca entri selengkapnya »

Pendidikan Ala Yokomine di Jepang

In PAUD, Pendidikan pra sekolah, Penelitian Pendidikan, Serba-Serbi Jepang, Taman Kanak-Kanak on April 21, 2012 at 11:51 am

Tulisan ini sudah lama sekali tersimpan di draft blog ini, dan baru tersentuh kembali ketika saya mengecek draft tulisan. Ada puluhan draft tulisan yang belum sempat dituntaskan. Baca entri selengkapnya »

Bagaimana gambar anak-anak Indonesia di Jepang ?

In PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Jepang, Pendidikan pra sekolah, Penelitian Pendidikan, SD di Jepang, Serba-serbi Indonesia, Serba-Serbi Jepang, Taman Kanak-Kanak on Februari 13, 2011 at 2:52 pm

Sejak minggu lalu, alhamdulillah saya sudah mulai mengerjakan penelitian mandiri tentang kemampuan menggambar anak-anak Indonesia di rantau. Kemarin sambil mengadakan pengajian, saya membawa kertas gambar dan meminta beberapa anak untuk menggambar. Dua orang Ibu dengan semangat membawakan hasil lukisan anak-anaknya. Saya sangat berterima kasih. Baca entri selengkapnya »

Pengantar Tidur dan Bercerita

In PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan pra sekolah, Penelitian Pendidikan, SD di Jepang, Serba-serbi Indonesia, Serba-Serbi Jepang, Taman Kanak-Kanak on Februari 5, 2011 at 2:56 pm

Ada banyak cara yang bisa dilakukan orang sebagai kegiatan pengantar tidur. Saya biasanya baru bisa tidur jam 1 pagi, dan bisa lebih cepat (jam 11.00) jika paginya saya ada kerja dan harus bersiap pagi-pagi sekali. Pengantar tidur saya yang paling utama adalah menulis atau menonton TV. Membaca bukan kegiatan pengantar tidur, sebab kegiatan membaca biasanya saya lakukan di dalam kereta. Saya sudah menamatkan beberapa buku melalui kegiatan membaca ini. Kadang-kadang juga lampu saya matikan, dan setel musik relaxation atau murottal Al-Quran. Baca entri selengkapnya »