murniramli

Archive for the ‘Pendidikan Biologi’ Category

Matematika dan Biologi: Angka Fibonacci

In Belajar Kepada Alam, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Jepang, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Serba-Serbi Jepang on Maret 2, 2016 at 8:54 am

Sudah dua bulan lebih saya berada di Nagoya untuk melaksanakan riset pendek selama tiga bulan. Dalam rentang waktu itu banyak sekali pengalaman baru yang saya dapatkan, yang maunya segera ditulis supaya tidak lupa, tetapi selalu saja ada halangan untuk menulis. Baca entri selengkapnya »

Bergerak : Menstimulus Kesiapan Siswa

In Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Serba-Serbi Jepang, SMA on Januari 11, 2015 at 4:39 am

Apa artinya bergerak? Aha, itu pertanyaan mudah yang bisa dijawab dengan cepat oleh anak kecil tetangga saya dengan cara menggoyang-goyangkan badannya 🙂 Tetapi kalau pertanyaan itu saya ajukan kepada mahasiswa, maka mereka akan berpikir beberapa detik sebelum menjawab, dan jawabannya tentu berbeda. Baca entri selengkapnya »

Membangun Konsep (Pendekatan Saintifik-5)

In Kurikulum, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, SMA on April 12, 2014 at 6:09 am

Tulisan yang lalu membahas tentang kegiatan mencoba/menyelidiki yang harus dilakukan siswa dalam rangka membentuk keterampilannya memahami sains. Hal terakhir yang perlu dilakukan pasca penyelidikan adalah membangun konsep melalui keterkaitan fakta baru yang satu dengan yang lain, dan menghubungkan konsep satu dengan konsep yang lain. Dalam Kurikulum 2013, istilah untuk keterampilan ini adalah networking atau membuat jejaring. Saya memahaminya sebagai membuat peta konsep. Baca entri selengkapnya »

Mencoba/Menyelidiki (Pendekatan Saintifik-4)

In Belajar Kepada Alam, Kurikulum, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Sains, SMA on April 12, 2014 at 2:43 am

Pada tulisan yang lalu sudah diuraikan tentang bagaimana siswa dilatih melakukan penalaran melalui dugaan-dugaan sementara yang mereka susun berdasarkan rumusan pertanyaan/masalah. Dugaan-dugaan yang dibuat siswa perlu dilanjutkan dengan pembuktian atau penyelidikan. Pendekatan saintifik pada fase ini adalah mencoba atau menyelidiki. Baca entri selengkapnya »

Selanjutnya Mari Belajar Menalar (Pendekatan Saintifik-3)

In Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, SMA on April 12, 2014 at 1:31 am

Jika para siswa sudah pandai mengamati dan menanya, maka selanjutnya dia perlu menempuh langkah menalar hasil pengamatannya dan dugaan pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya terhadap kasus yang sedang dihadapinya.

Menalar adalah berpikir logik, mengaitkan konsep dan fakta, mengaitkan keterhubungan fakta-fakta, dan mencari apakah ada sebab akibat antarfakta, baik linier maupun bertolak belakang. Kemampuan ini diperlukan oleh siswa untuk memahami fakta-fakta dan menjelaskan fenomena ilmiah yang ada di dalamnya.

Bagaimana melatihkannya kepada siswa? Baca entri selengkapnya »

Setelah Mengamati, Menanya (Pendekatan Saintifik 2)

In Kurikulum, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Pendidikan Tinggi, Penelitian Pendidikan, SMA on April 1, 2014 at 11:19 pm

Langkah kedua yang harus dilakukan siswa dalam kerangka berlatih menjadi penyelidik atau peneliti adalah menanya, atau mengajukan pertanyaan. Setelah mengamati obyek, fakta, kasus, dan fenomena, maka dia akan menemukan hubungan dan keterkaitan juga kejanggalan. Penemuan ini memunculkan ketertarikan pada diri siswa untuk mengetahui lebih jauh. Caranya? Ya, dia harus dibimbing menyusun pertanyaan-pertanyaan terkait dengan hal itu. Baca entri selengkapnya »

Menggabungkan Pengetahuan Sains dan Sikap Ilmiah di SD Nanzan

In Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Jepang, Pendidikan Sains, Penelitian Pendidikan, Sains, SD di Jepang, Serba-Serbi Jepang on Agustus 11, 2013 at 6:34 am

Salah satu sekolah yang sempat saya kunjungi ketika pergi ke Jepang Juni dan Juli lalu adalah SD Nanzan, yang merupakan sekolah privat terkenal di kota Nagoya. Beruntung kami diijinkan melihat aktivitas siswa sejak masuk sekolah hingga jam sekolah berakhir. Dan lebih beruntung lagi karena saya sempat melihat bagaimana sains diajarkan di SD tersebut.  Baca entri selengkapnya »

Mengajar Tanpa Paksaan dan Kedzoliman: Pembelajaran Biologi

In Belajar Kepada Alam, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains on April 12, 2013 at 11:02 pm

Salah satu hakikat dari ilmu sains adalah materinya yang abstrak dan kongkrit. Materi yang kongkrit lebih mudah diajarkan, sementara materi yang bersifat abstrak menjadi tantangan bagi para guru untuk mengantarkan siswanya menjadi paham. Baca entri selengkapnya »

Desa Makmur, Pendidikan Tertinggal

In Administrasi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Sains, Pendidikan Tinggi, Penelitian Pendidikan on April 12, 2013 at 8:56 pm

Baru-baru ini saya berkesempatan mengunjungi beberapa sekolah di Pulau Lombok, dan bertemu dengan guru dan siswa di sana. Saya sudah sering mendengar keelokan pulau ini, pun membaca berita dan kabar bahwa turis  sekarang mulai beralih ke Lombok ketimbang Bali. Baca entri selengkapnya »

Calon Guru dan Sekolahnya

In Manajemen Sekolah, Pendidikan Biologi, Pendidikan Tinggi on April 10, 2013 at 8:14 pm

Dalam salah satu perbincangan dengan seorang rekan dosen senior, terbersit sebuah ide yang menurut saya sangat brilian, sekalipun pelaksanaannya barangkali sulit. Hari itu, di sela-sela mengawasi seorang mahasiswa yang sedang melakukan mikroteaching, kami mengobrol tentang bagaimana agar calon guru menjadi lebih profesional saat menjadi guru nantinya. Baca entri selengkapnya »