murniramli

Archive for the ‘Pendidikan Sains’ Category

Micro World: Melihat Keajaiban Bulu Burung

In Belajar Kepada Alam, Pendidikan Jepang, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains on Maret 2, 2016 at 10:04 am

Tetangga saya sekompleks sejak tahun lalu menggemari hobi baru, yaitu memelihara aneka burung yang cantik. Saya termasuk yang ikut kecipratan senang, karena sangkar-sangkar burung digantungkan di teras rumah atau di pohon-pohon yang ada di bagian depan kebun saya. Jadi, saya setiap hari ikut menikmati kicauan yang merdu nan ramai. Menyenangkan sekali! Baca entri selengkapnya »

Matematika dan Biologi: Angka Fibonacci

In Belajar Kepada Alam, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Jepang, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Serba-Serbi Jepang on Maret 2, 2016 at 8:54 am

Sudah dua bulan lebih saya berada di Nagoya untuk melaksanakan riset pendek selama tiga bulan. Dalam rentang waktu itu banyak sekali pengalaman baru yang saya dapatkan, yang maunya segera ditulis supaya tidak lupa, tetapi selalu saja ada halangan untuk menulis. Baca entri selengkapnya »

Melatih Siswa Berpikir Positif

In Pembelajaran, Pendidikan Sains, Pendidikan Tinggi, Penelitian Pendidikan, SMA on Februari 1, 2015 at 2:32 am

Nasehat yang sering saya sampaikan kepada mahasiswa adalah bahwa dalam era abad 21, orang yang akan berhasil dan sukses adalah orang-orang yang mampu membuat jejaring kerjasama. Orang yang bisa melakukan negosiasi, mementingkan kepentingan bersama di atas kesuksesan pribadi, dialah yang akan menang. Baca entri selengkapnya »

Membangun Konsep (Pendekatan Saintifik-5)

In Kurikulum, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, SMA on April 12, 2014 at 6:09 am

Tulisan yang lalu membahas tentang kegiatan mencoba/menyelidiki yang harus dilakukan siswa dalam rangka membentuk keterampilannya memahami sains. Hal terakhir yang perlu dilakukan pasca penyelidikan adalah membangun konsep melalui keterkaitan fakta baru yang satu dengan yang lain, dan menghubungkan konsep satu dengan konsep yang lain. Dalam Kurikulum 2013, istilah untuk keterampilan ini adalah networking atau membuat jejaring. Saya memahaminya sebagai membuat peta konsep. Baca entri selengkapnya »

Mencoba/Menyelidiki (Pendekatan Saintifik-4)

In Belajar Kepada Alam, Kurikulum, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Sains, SMA on April 12, 2014 at 2:43 am

Pada tulisan yang lalu sudah diuraikan tentang bagaimana siswa dilatih melakukan penalaran melalui dugaan-dugaan sementara yang mereka susun berdasarkan rumusan pertanyaan/masalah. Dugaan-dugaan yang dibuat siswa perlu dilanjutkan dengan pembuktian atau penyelidikan. Pendekatan saintifik pada fase ini adalah mencoba atau menyelidiki. Baca entri selengkapnya »

Selanjutnya Mari Belajar Menalar (Pendekatan Saintifik-3)

In Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, SMA on April 12, 2014 at 1:31 am

Jika para siswa sudah pandai mengamati dan menanya, maka selanjutnya dia perlu menempuh langkah menalar hasil pengamatannya dan dugaan pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya terhadap kasus yang sedang dihadapinya.

Menalar adalah berpikir logik, mengaitkan konsep dan fakta, mengaitkan keterhubungan fakta-fakta, dan mencari apakah ada sebab akibat antarfakta, baik linier maupun bertolak belakang. Kemampuan ini diperlukan oleh siswa untuk memahami fakta-fakta dan menjelaskan fenomena ilmiah yang ada di dalamnya.

Bagaimana melatihkannya kepada siswa? Baca entri selengkapnya »

Setelah Mengamati, Menanya (Pendekatan Saintifik 2)

In Kurikulum, Pembelajaran, Pendidikan Biologi, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Pendidikan Tinggi, Penelitian Pendidikan, SMA on April 1, 2014 at 11:19 pm

Langkah kedua yang harus dilakukan siswa dalam kerangka berlatih menjadi penyelidik atau peneliti adalah menanya, atau mengajukan pertanyaan. Setelah mengamati obyek, fakta, kasus, dan fenomena, maka dia akan menemukan hubungan dan keterkaitan juga kejanggalan. Penemuan ini memunculkan ketertarikan pada diri siswa untuk mengetahui lebih jauh. Caranya? Ya, dia harus dibimbing menyusun pertanyaan-pertanyaan terkait dengan hal itu. Baca entri selengkapnya »

Mengapa harus dimulai dari Mengamati ? (Pendekatan Saintifik 1)

In Pembelajaran, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, Pendidikan Tinggi on Maret 31, 2014 at 10:30 pm

Kurikulum 2013 disebutkan memiliki kekhasan pembelajaran di kelas harus dimulai dari kegiatan mengamati. Pertanyaannya mengapa harus dimulai dari mengamati dan apakah pembelajaran kita di kurikulum yang lalu-lalu tidak dimulai dari kegiatan mengamati, sehingga pemerintah perlu mewajibkannya?

Apa sih mengamati itu? Baca entri selengkapnya »

Anak SD harus belajar apa?

In Administrasi Pendidikan, Kurikulum, Manajemen Pendidikan, Manajemen Sekolah, Pendidikan Dasar, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Sains, Penelitian Pendidikan, Sains on Januari 14, 2014 at 2:46 am

Dengan penerapan kurikulum 2013, ada perubahan berarti dalam apa yang harus dipelajari oleh anak SD di Indonesia. Mapel di SD berubah menjadi Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Seni Budaya, Penjaskes Olahraga, sementara IPA dan IPS diajarkan secara terpadu dan tematik.  Baca entri selengkapnya »

Mengganti Kurikulum

In Kurikulum, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Indonesia, Pendidikan Menengah, Pendidikan Sains, SMA on Januari 14, 2014 at 12:40 am

Lama sekali saya tidak bisa aktif menulis, dan ini menyebabkan banyak sekali email yang masuk menanyakan kapan tulisan baru akan dipublish. Saya mohon maaf kepada rekan-rekan pembaca blog ini, karena mungkin bolak-balik mengunjungi blog Berguru, tetapi tidak ada perubahan isi. Bukan karena enggan menulis, tetapi saya benar-benar disibukkan dengan pekerjaan kantor yang biasanya sudah membuat keletihan teramat sangat, sehingga waktu untuk menulis tergantikan dengan tuntutan badan yang meminta istirahat. Baca entri selengkapnya »