murniramli

Pengenalan Sains untuk Anak Usia Dini dan Conservation Task Piaget di KBTKIT Rabbani Klaten

In Serba-Serbi Jepang on Agustus 10, 2019 at 9:56 pm

Sains untuk usia dini bukan lagi merupakan hal baru. Para pakar menyepakati bahwa untuk melatih motorik halus dan kasar, serta sebagai dasar pelatihan berpikir, maka aktivitas sains dapat diajarkan kepada anak-anak usia dini (AUD) melalui kegiatan bermain.

Dalam mempelajari sains, ada tiga hal yang diperlukan, yaitu konten, proses, dan sikap. Secara konten, sains untuk AUD merupakan sains yang bersifat konkrit, karena kemampuan berpikir AUD masih pada tahap sensorimotorik (0-2 th) dan pra operational (2-7 th). Oleh karenanya sains yang diperkenalkan bersifat lebih sederhana, dengan menggunakan benda-benda di sekitar, dan dengan fokus pada melatih motorik halus dan kasar siswa, yang diyakini berpengaruh pada kecerdasan siswa.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini didanai melalui Hibah PKM Ristekdikti 2019, dengan Tim Pengabdi adalah Murni Ramli, Ed.D (Ketua), dan Dr. paed. Nurma Yunita Indriyanti (anggota). Kegiatan berlangsung dari bulan Mei sampai Agustus 2019. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan pendekatan Action Research, melalui fase pemetaan permasalahan di KBTKIT Rabbani Karanganom, Klaten yang merupakan mitra PKM. Untuk mengecek pemahaman awal para instruktur peserta PKM, dilaksanakan pengukuran persepsi dengan menggunakan google form, dan di setiap kegiatan pelatihan, dilakukan pengukuran melalui interview pra konsep. Tindakan yang diberikan kepada peserta berupa perkuliahan dan pelatihan atau praktek langsung. Perkuliahan dengan materi Perkembangan Kognitif AUD, Pengukuran perkembangan Kognitif AUD, Conservation Task Piaget, dan Sains untuk AUD. Sementara kegiatan praktek berupa Aktivitas Sains I dan II, Praktek Conservation Task Piaget, dan Pembuatan My Own Science Activity oleh para peserta. Kegiatan telah dilaksanakan pada 18 Mei 2019, 20 Juli 2019, dan 3 Agustus 2019. Kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan pada akhir Agustus dan awal September 2019.

Dokumentasi kegiatan sebagai berikut:

 

Iklan

Menjadi Orang Berkarakter dan Berbudaya di Jepang

In Serba-Serbi Jepang on Maret 19, 2018 at 4:51 pm

Akhirnya buku saya terbit. Setelah sekian lama tersimpan di laptop dan tidak terurus sejak pertama kali ditulis tahun 2010, mengawali 2018 naskah buku akhirnya bisa dipublikasikan.

Buku ini berjudul Menjadi Orang Berkarakter dan Berbudaya di Jepang, dan dari isinya sudah dapat ditebak isinya tentang bagaimana memahami karakter dan budaya orang Jepang, serta bagaimana kedua hal tersebut diinternalisasi di sekolah dan dalam kehidupan masyarakat Jepang.

Orang Jepang sangat kuat dalam karakternya. Beberapa di antaranya seperti disiplin, kerja keras, santun, dan sikap menghormati kepentingan orang lain, dikenal sebagai penciri unik mereka. Bagaimana mereka dapat memiliki karakter yang melekat seperti itu? Ini hanya dapat dipahami apabila kita mempelajari sejarah bangsa Jepang, sejarah pendidikan moral, dan asal usul kode etik samurai atau bushido yang orang Jepang anggap sebagai standar perilaku bermasyarakat. Selain itu, bagaimana kode etik, keyakinan, dan konsep hidup ditanamkan kepada generasi mudanya, hanya dapat diketahui melalui penelusuran pendidikan moral di sekolah.

Buku ini membahasnya secara detil, termasuk perubahan masyarakat Jepang. Diperuntukkan bagi pembaca yang memiliki peminatan pada ke-Jepang-an, mereka yang akan berangkat dan tinggal di Jepang, atau bahkan untuk siapa saja yang akan bekerja dan bergaul dengan orang Jepang.

Bagi yang berminat, dapat menghubungi penulis untuk mendapatkannya, karena buku belum dijual secara meluas. Info lengkap dapat diperoleh dengan mengirim email ke moernier(at)gmail(dot)com.

WhatsApp Image 2018-03-18 at 16.28.14

 

Summary buku di bawah ini:
Profil Buku Pend Jepang

Sejarah Budaya Kebersihan di Jepang

In Serba-Serbi Jepang on Maret 7, 2016 at 11:06 am

Terkait dengan tulisan yang lalu, menjadi pertanyaan dalam kepala saya, sebenarnya dari mana kebiasaan atau budaya kebersihan  bermula di Jepang? Saya mencoba mencarinya dengan beberapa kata kunci termasuk dengan memasukkan kata sejarah zoukin (kain pel), dan akhirnya ketemulah situs ini. Situs salah satu perusahaan cleaning di Jepang. Jadi saya mencoba menerjemahkan secara bebas apa yang ditulis dalam salah satu page situs tersebut.